Perempuan Hebat

Dari awal aku bisa melihatnya dengan kedua mataku aku sudah sangat mengagumi perempuan ini, sejak aku bisa memanggil namanya dengan baik dan berkata “Mama…aku mo beli bakso…” *ratapku* , umurku belum juga genap 5 tahun kala itu dan dengan sayang dia menjawab “Mama buatin aja ya, lebih enak loh lebih sehat bahkan”. Demikian terus ketika aku meminta untuk di belikan jajanan apapun maka dengan keterampilannya memasak dan membuat kue Beliau akan dengan sigap membuatkan kami anak-anak nya makanan yang serupa,  kecuali beliau sedang sakit atau tidak enak badan tentunya.

Papa & Mama, Kebun Raya Bogor tahun 1992

Papa & Mama, Kebun Raya Bogor tahun 1992

Ketika pagi itu aku dibangunkan menjelan sholat subuh, mama berkata padaku

“Ria, mulai hari ini bantuin Mama bawa kue kewarung ya…kita jualan kue sekarang”
(Kue yang di jual waktu itu Pisang goreng, ketan, Kue bugis, Kue nagasari, onde-onde dan kue bolu) dan  dengan polosnya anak umur hampir 7 tahun bertanya
Ma, kok harus jualan kue, papa kan duitnya banyak ma?”
“iya…Papa kan lagi sekolah lagi sayang, jadi kita yang harus gantian bantuin papa”
jawabnya sambil mengelus rambutku yang panjang

Dan Mulai hari itu dari umurku kurang dari 7 tahun sampai dengan umurku  9 tahun, setiap dini hari jam 2 malam Mama akan bangun untuk membuat kue yang akan aku antar ke warung-warung untuk dititipkan setelah sholat subuh. Biasanya Mama yang membuat adonan dan membungkus kue  sedangkan Papa yang menggoreng atau membungkus, Mereka akan membangunkan aku ketika semuanya telah siap diantar sesaat setelah azan subuh berkumandang.

Aku ingat sekali hari itu aku menangis diam-diam karena takut dilihat dua adikku Erna dan Pipit, Rencananya hari itu Mama dan Papa serta Adikku Uci dan Adi akan pergi ke Jakarta. Alasan mereka hanya sekedar jalan-jalan kepada Nenek *mamanya Papa*, tetapi malam sebelumnya Mama berbisik kepadaku sebelum tidur


“Mama besok pergi ya Ria…tolong jaga Erna dan Pipit kalau ada apa-apa nanti kamu kirimin mama surat, nanti sesampai dijakarta Mama kasih tau alamatnya ya”

“Memangnya Mama gak mo pulang lagi ya? aku ikut Ma…” Jawabku merengek
“Mama dan Papa pindah ke Jakarta biar bisa lebih mandiri, kalau Mama tinggal terlalu lama dengan Nenek gak bisa mandiri Nak” Jawabnya sambil memeluk aku
“Terus yang ngurusin Aku siapa ma? yang masakin aku siapa?” jawabku dengan air mata menggantung di pelupuk mata
“Loh…kok anak mama cengeng sih…jadi cewek itu harus jadi jagoan juga dunk, kamu pasti bisa nanti mama jemput kalau Mama dan Papa udah beli rumah di Jakarta” Jawabnya dengan mata sembab menyembunyikan air mata.

Saat itu aku masih kelas 3 SD, dan perempuan itu mengajarkan aku mandiri , sejak itu dia rela berpisah dengan tiga anak perempuannya agar menjadikan ketiga anak perempuannya itu perempuan yang mandiri.

Waktu itu aku duduk di kelas 5 SD, mama dan papa datang berkunjung dan menetap agak lama di Makassar.Mama datang untuk Menjemput Pipit adikku yang nomer 3 karena katanya sudah mengontrak rumah dijakarta di bilangan Bukit Duri Tanjakan. Lagi-lagi waktu itu aku merengek

“Ma…kok yang di jemput cuman Pipit? Aku sama Erna gak ikut ya?” tanyaku
“Nanti mama Jemput sayang…rumah di Kontrakan itu kamarnya cuman 3, kasian kalian desak-desakan…enak juga dirumah nenek sekarang kan luas” Jawabnya tersenyum.
“Tapi aku kan pengen deket sama mama…kapan dunk aku ikut mama?” jawabku setengah hati karena tidak terima.
“Pasti mama jemput…setelah kamu jadi anak pinter yang selalu juara ya, harus belajar jadi perempuan yang mandiri” jawabnya.

dan kali itu tidak pergi karena mama hanya menjemput Pipit sedang Erna dan Aku tetap tinggal dengan nenek. Liburan Kejakarta menjelang kenaikan kelas membuat aku mengerti kenapa Mama belum mau Aku dan Erna Pindah bersama beliau.

Kelas 2 SMP aku tiba-tiba dikejutkan dengan Surat mama, isinya menerangkan bahwa dia mau aku pindah bersama beliau dijakarta. Katanya Mama sudah pindah kerumah sendiri di Bekasi hasil menabung uang yang dikirimkan Papa tiap bulannya. Setelah membaca surat itu aku sangat senang karena memikirkan bahwa sebentar lagi aku akan tinggal sama Mama lagi,  kami semua berkumpul dan anak-anak mama tumbuh di lingkungan rumah sederhana di salah satu perumahan kota Bekasi. Selama itu pun Mama selalu menyuguhkan makanan-mamakan terenak buatannya kepada kami. Tak jarang karena keterampilan Mama tersebut, tetangga-tetangga yang mengadakan kenduri atau pesta memesan masakan atau Kue-kue buatan Mama. Dan sekali lagi Mama mengajarkan kepada anak-anak perempuannya untuk ikut andil dalam masak-memasak itu, Kami tidak punya pembantu karena mama Menanamkan filosofi wanita dan karier harus sejalan.  Musim yang paling banyak orderannya adalah ketika bulan ramadhan tiba, berpuluh-puluh toples akan ludes terjual dan semua yang mengerjakannya adalah Mama, aku serta adik-adikku. Untuk urusan pekerjaan rumah pun semua anak perempuan harus punya jatah masing-masing,  Mama Memasak, Aku membersihkan rumah, Erna mencuci baju, Pipit menyetrika sedangkan Uci biasanya punya tugas membeli bumbu dapur atau sesuatu ke warung.

Lebaran Tahun 2005 mamapipitria-n-adi pipitmom

mothererna mysisterme

Pernah suatu hari beliau berkata ketika kami semua sedang melakukan pekerjaan rumah.

Jadi perempuan itu harus bisa masak dan ngurus rumah juga sayang…walaupun kalian sekolah sampai jadi profesor dan jadi pucuk pimpinan disuatu perusahaan besar, tetap saja kalian adalah seorang perempuan yang punya kewajiban sebagai ibu dan istri.

Aku samapai berfikir, dimana beliau mendapatkan hal-hal tersebut bukankah beliau bahkan tidak tamat SMU tetapi wawasan dan filosofinya buatku adalah sangat bijak. Mama memberikan kami kasih sayang penuh karena dia ingin anak-anaknya tidak seperti beliau yang ditinggal oleh nenek ketika masih berumur 7 tahun, ya..nenek meninggal karena sakit dan mama saat itu baru memulai Sekolah Rakyat. Mama bahkan jadi teman curhat ketika satu-satu anak perempuannya punya pacar, bahkan Mama juga jadi ibu bagi teman-temanku ketika bertandang kerumah. Mama yang hampir setiap hari memberikan kasih sayang tidak hanya sebagai seorang ibu, tetapi harus mencukupi kasih sayang seorang Ayah. Papaku adalah seorang pelaut, tak jarang beliau baru kembali berbulan-bulan bahkan 1-2 tahun. Mama adalah wanita setia yang senantiasa menunggunya dirumah dan melakukan pekerjaannya yang mulia sebagai ibu rumah tangga sekaligus berperan sebagai ayah buat kami berlima.

Hidup kami ber 7 bahagia sampai masalah itu timbul, dimana hampir setiap hari kulihat mama menangis dan menitikkan air mata. Aku hanya bisa tersenyum dan menyabarkan hati beliau, dan pada suatu hari akhirnya dia bangkit dari kesedihannya dia berkata padaku

“Kita pasti bisa survive…bantuin Mama ya Ria, kamu kan yang tertua ? mau kan?” tanyanya penuh harap

Pasti dengan anggukan yang mantap dari (aku dan adik-adikku ) kami mulai dari nol, walaupun terasa berat tetapi akhirnya dia mampu membawa anak-anaknya menjadi sarjana satu persatu dari mulai aku, Erna, Pipit, Uci (tahun ini lulus) dan si Bungsu Adi. Mama punya kekuatan penuh untuk mendukung kami semua melewati hari-hari yang suram dengan kejadian besar itu, hari-hari dimana kami ber enam harus hidup tanpa Papa yang walaupun Papa masih sering tampak di depan mata. Mama dengan tegas berkata bahwa dia mampu mendidik dan membiayai anak-anaknya tanpa kehiadiran suami tercintanya yang terkadang masih membuat dia menitikkan air mata perlahan-lahan. Pelajaran Hidup yang Mama tanamkan sejak aku berumur 5 tahun telah mampu membuat aku dan adik-adikku bertahan sampai hari ini. Beliau adalah PEREMPUAN HEBAT yang telah mengajarkan bahwa rasa sayang dalam keluarga adalah nomer satu serta kita harus berusaha dan berkorban untuk mendapatkan hal yang kita inginkan.

Mama

Mama

Mama adalah sosok penyayang yang selalu mengajarkan menyayangi Papa walaupun aku tau hatinya sangat terluka dengan apa yang dilakukan Papa. Sosok yang penyabar dan tetap baik walaupun dia telah dihianati, sosok yang sangat anggun dengan perhatian dan hati yang sangat pemaaf.

Tepat hari ini Beliau yang di lahirkkan di Kota kecil bernama Galesong,  Kabupaten Gowa,  Sulawesi Selatan pada tahun 1956 telah genap berumur 53 Tahun, umur yang tidak lagi muda tetapi mempuanyai wajah yang selalu memancarkan aura kecantikan. Mama…aku persembahkan tulisan kali ini untukmu..wanita terhebat yang pernah aku kenal…

Selamat ulang tahun Mama…
Semoga Allah senantiasa Melindungimu, menjagamu dan memuliakanmu….AMIN…

Aku sayang sama mama…SANGAT!

Tanpa Mama aku tidak akan pernah menjadi seperti sekarang…Terima kasih ya ma :-*…love u…

57 Responses - Add Yours+

  1. Cecep says:

    Mama kamu seorang pekerja keras dan wanita hebat.
    Salam buat mama kamu.

    :D

  2. Selamat ulang tahun tante, semoga panjang umur dan sehat selalu hingga bisa melihat Ria dan adik2nya yang lain beranak cucu. Agar terbayar semua kerja keras itu.

    Ria, gue trenyuh membacanya, gue juga salut sama mama mu. Walaupun gue gak tahu masalahnya apa sama papamu tapi yang gue tahu mama mu tabah dan mandiri bgt !

  3. selamat ulang tahun buat mamahnya… seperti kata mba’nya…
    “Semoga Allah senantiasa Melindungimu, menjagamu dan memuliakanmu….AMIN…”

    amien :) salam kenal iia :)

  4. kawanlama95 says:

    itulah orang tua kita. tiada duanya .salam sama mamanya ya.

  5. menurut saiia… perempuan hebatnya saat ini.. iia km itu :)
    makasih kunjungannya iia :)

  6. {Jadi perempuan itu harus bisa masak dan ngurus rumah juga sayang…walaupun kalian sekolah sampai jadi profesor dan jadi pucuk pimpinan disuatu perusahaan besar, tetap saja kalian adalah seorang perempuan yang punya kewajiban sebagai ibu dan istri.}

    Ini juga yang selalu diucapkan ibuku. Berbahagialah kita yang mempunyai ibu yang bijaksana. Aku juga mau mengatakan bahwa ibu kamu adalah ibu yang hebat! (dan 4 anak perempuannya juga akan menjadi wanita yang hebat)
    Selamat ulang tahun untuk ibumu ya.

    (Btw ibumu bisa buat kue nangka ngga? kue sajian yang warna kuning2 gitu tuh. Kalo bisa mau pesen hehehe)

    EM

    • ria says:

      Kasih Ibu memang sepanjang masa ya Mbak…gak hanya kita di didik di rawat dan di besarkan…tapi pemahaman2 beliau akan hidup bener2 patut di acungin jempol.

      Thanks A lot mbak Imel ;)

  7. Gunawan says:

    mET uLTAH bUAT Mama ya, Mbak Ria :)
    I see Her in You :)

  8. Hmmm,…Mama2 yang luar biasa…

    Saya juga sangat salut dech….

    Bahagianya memiliki mama seperti ini, saya juga bahagai mempunyai Ma’e(sebutan Ibu di Jawa) seperti sekarang ini…..

    Salam semangat Bocahbancar…….

  9. Indah says:

    Happy birthday buat Mama-mu yaa, Riaa, semoga selalu diberikan kesehatan serta kebahagiaan :)

    Btw, salam kenal ya, udah beberapa kali baca tapi ngga inget juga udah pernah meninggalkan jejak apa belon, hehe :D

  10. Afda says:

    Hmmm… Mom’s rules. Mom is alway the best !

    Selamat hari jadi Mama :)!

    *sambil klik RalPlayer milih lagu Just for My Mom – Sheila on 7*

    Jadi kangen Makku juga euy …!

  11. koprilia says:

    fiuh….posting yang sangat panjang..mpe lelah mata membaca

  12. Ade says:

    Jadi berkaca2 bacanya Ri..
    met ultah buat mamanya ya Ri..
    i know, she is proud of you!

    btw, templatenya ganti yaa..
    keren euy..

  13. DV says:

    Wah, tulisanmu terlihat begitu menjiwai.. mewakili jiwamu yang sangat mencintai Mama.
    Selamat ulang tahun, Mama… berbahagialah dan berbanggalah selalu atas kehidupan…

  14. Toto says:

    Ehmmm, speechless….
    cerita yg menggugah kembali kenangan lama yang pernah tercipta.
    tapi bersyukurlah rie…, kamu memiliki ibu yang hebat…;)

  15. Afdhal says:

    PEREMPUAN HEBAT…
    lagi-lagi membaca wanita-wanita hebat didunia ini..

    salam kenal,
    selama ini cuma bisa ngelirik doank….

    • ria says:

      Salam Kenal Ya Af…
      akhirnya sibungsu mengunjungi si bungsu…wakakakaka…
      walaupun beda urutan ya Af :D

      • Afdhal says:

        asyikk ketemu bungsu juga…..
        btw keturunan sulawesi selatang juga to??
        hmm ketemu sodara jg nih
        sama-sama bungsu, dan sama-sama sulawesi’ers
        :)

  16. vizon says:

    luar biasa sekali mama-mu Ri…
    tak ada kata yg dapat mewakili kesalutanku pada sosok beliau melalui menuturanmu itu…
    semoga dirimu dapat mengikuti jejak beliau, menjadi perempuan hebat…

    selamat ulangtahun buat mama-nya ria, semoga Allah melimpahkan segala kebahagiaan bagi beliau…

  17. Hamster Copo says:

    Huuh..huuh..huuh *menangis* waktu baca kalau neng sedang nangis dan merengek karena ditinggal ibunya tapi setelah neng jadi dewasa dan bisa hidup mandiri aku jadi lega..aku kira akhir cerita kalau neng akan hidup terus sama sang nenek,,ternyata eeh ternyata hepi ending uy
    jadi ikut seneng niih hehehe..buatin aku kue donk yang enak?? *kabuuur*
    salam silaturahmi yaa neng!! kapan–kapan mampir kekandang aku oke

  18. Lala says:

    Dear Bungsu…

    Baca tulisan ini bikin gue nggak tahan untuk menangis. Sosok Mama mengingatkan gue sama sosok Mami yang sudah berpulang.. Apalagi gue udah tau cerita di balik ini semua, jadi lebih perih aja membacanya..

    Ah, Ria..
    Mama adalah sosok yang hebat dan pantas saja elu mengaguminya.
    Sampaikan salam buat Mama dan tolong, kalau elu ketemu Mama, ciumin kedua pipi Mama ya… Kecupin dengan sayang…

    Semoga beliau selalu bahagia.
    Semoga beliau selalu berhasil menghadirkan senyum buat siapa saja..

    Love you, Bungsu

    • ria says:

      hiks…lu aja yg baca begitu, gimana gw yang nulis bosss :)
      but i’m glad We can trough all the sad story la…
      I love her… Mama adalah Wanita terhebat yang gw kenal…
      pastinya Mama juga wanita hebat la…from all your stories…

      Thanks ya cantik..

      Love u too dear ;)

  19. Dear Ria,
    Lama tak berkunjung..hr ini disuguhi tulisan yg sangat menyentuh.
    Selamat Ulang Tahun untuk Mama, semoga beliau diberi setiap tahun ke depannya..
    umur yang berkah, rezeki yang manfaat serta kebahagiaan dan sehat yang selalu diridhai Allah SWT, amin.

    • ria says:

      Dear Mbak Cindy,

      Thanks buat doanya ya mbak…AMIN…amin…amin…
      semoga Mba Cindy sekeluarga juga selalu di ridhoi Allah Amin….

  20. met ultah mama….
    semoga mama penjang umur n selalu diberikan kesehatan n keselamatan…

    mama memang sangat besar pengaruhnya bagi setiap anak…
    kasih mama sepanjang masa…
    salam hangat wat mama…

  21. selamat malam jeung Ria
    salamkan salam hangat selalunya blue pada mamahmu ya
    salam hangat selalu
    pa cabar?

  22. M1R4 says:

    Met Ultah buat mamamu Ri…
    Semoga kamu juga bisa sekuat dan setegar mamahmu
    Salam ya buat mama, jadi pengen kenalan sama WANITA HEBAT

  23. maya says:

    selamat ulang tahun ya tante….
    bener2 perempuan hebat yang bisa di jadikan teladan :)

  24. angga chen says:

    wanita adalah keindahan,hormatilah dia, hargailah dia, sayangilah dia..karna dia telah berjuang dgn susah payah untuk menghadirkanmu didunia !

    met ultah buat mama atau tante deh !

    sebuah pesan dari orang tua !
    http://kentutsiangbolong.blogspot.com/2009/04/pesan-orang-tua-renta.html

    thanks ya

  25. Maria says:

    Met ultah buat Mama kamu ya Ri, btw kita punya papa sama2 pelaut lho…

  26. p u a k™ says:

    Yaya.. gue terharu baca kisah ini.
    Mama lu banyak banget ngajarin lu tentang hidup. Beliau sudah menuai hasil dari kerja kerasnya untuk keluarga.
    Sampein salam gue buat beliau ya, Ya. Semoga sehat selalu dalam lindungan Tuhan.

  27. Panglatu says:

    Mungkin agak terlambat… tetapi ijinkan saya mengucapkan Selamat Ulang Tahun ya.. untuk Mama nya Ria, semoga diberiNya kesehatan dan Panjang umur…
    sedikit saya bisa meraba inti ceritanya, sebagai anak yang pernah merasakan perpisahan Orang Tua saya ikut prihatin… kenangan itu sangat berbekas dalam pada saya… itulah yang membuat saya sangat Gamang bila mengambil keputusan soal pasangan hidup….
    Eh koq jadi curhat sih… he.. he.. he…

    • ria says:

      curhat colongan ya bang :P
      kenangan hanya bisa menjadi kenangan jika kita rela merepaskan.
      toh pun kita gak boleh terobsesi dengan masa lalu kan?

  28. Muzda says:

    Kebijaksanaan kata orang emang gak bisa diukur lewat sekolah kan ya, Ri ..
    Tapi lewat pengalaman, dan pemikiran mungkin.

    Selamat ulang tahun, Mama ….
    Pasti banyak doa dan syukur tahun ini ya, Ria udah jadi sehebat sekarang :)

  29. dzaia-bs says:

    thumbs up for your Mama, and so do you Ria…

  30. nh18 says:

    Ri …
    Jujur … mata saya berkaca-kaca …
    membaca perjuangan dan pelajaran-pelajaran yang telah diberikan mama …

    Selamat ulang tahun mamanya Ria …
    Semoga Bahagia Selalu

    Salam saya

  31. Ria, mamamu perempuam yang hebat..sama seperti mama ku :)

    Gue tau semua ceritamu, dan gue bahkan tambah salut sama elo. Mamamu perempuan yang sangat hebat, dan juga mendidik seseorang yang hebat…ya..maksud gue…elo :)

    Tapi Ya, paragraf terakhir ada yang kurang tuh…kan lo udah nulis Love you….Muach ..muachnya manaaaaaaaa!?!?!

    Wakakakakakka!!!!

    Love you bungsu, kalo mau jalan-jalan..inget oleh-oleh! hihihi..tetep:P

    • ria says:

      iya yes…kita punya perempuan2 hebat yang menjadi tauladan ya…

      muach..muachnya buat lu nih :D

      jalan2???? i willl….doain tabungan gw gak abiz ya haahaha…

  32. Yu2n says:

    :) pantesan aja anaknya hebat dan penyayang gini, wong mamanya seorang perempuan hebat yang baik hati nan penyayang… :)

    Selamat Ulang Tahun buat Mama ya Ri… Allah pasti selalu melindungi beliau… kapanpun dan dimanapun.. amiinn. umm.. berbahagialah masih bisa terus mendampingi mama hingga hari ini..

    muah muah Ria chayank…

    • ria says:

      AMIN…AMIN..
      Thanks ya neng ;)

      anaknya masih 10 %nya yun, blom bisa sama kayak beliau…doain yak ! :d

      Muach juga buat neng geulish

  33. mas stein says:

    tulisan sampeyan sangat menyentuh, saya mbaca sampe berkaca-kaca. mama sampeyan benar-benar perempuan tangguh!

  34. enda says:

    ternyata bukan laki-laki saja ya yang hebat. perempuan jg bisa hebat ya.he3x salam http://kusnenda89.wordpress.com/

  35. frozzy says:

    Selamat ulang tahun buat mamanya Ria…
    perempuan hebat dan tangguh, dari makassar gitu lho….
    btw, ulang tahun mamaku juga bulan juni, hanya beda 3 hari sebelum mamamu.
    tidak kalah hebat dan luarbiasa seperti mamamu Ria..
    sekali lagi selamat ulang tahun, semoga selalu sehat,
    dan kasih sayang itu selalu melimpah dari hatinya yang tidak berbatas.
    AMIN…..

  36. Nug says:

    Wah.. telat..
    Met ulang tahun untuk mamanya Ri.. Semoga beliau selalu sehat dan berbahagia menikmati hari2nya. Aku setuju dia adalah “Seorang Perempuan yg Hebat”. Semoga menjadi inspirasi untuk banyak perempuan2 lain disekitarnya yaa.. :)

  37. deeedeee says:

    I’m thouched, Mba…

    hiks..hiks..hiks.. kasih ibu tiada tara… sungguh beruntung mempunyai ibu seperti beliau..

    selamat ulang tahun, tante… sampaikan salam saya buat Ibunya y, Mba..

  38. siwi says:

    Hwaa..
    Mamanya Ria luar biasa, selamat ulang tahun buat Mama, semoga sehat selalu, bahagia lahir batin dan selalu disayang Allah. Amin.. :D

  39. Aris Gunawan says:

    Ria … met Ultah ya buat Mamamu …, moga diberi kesehatan dan kebahagiaan selalu … maaf telat ngucapin hehehe …
    Ibuku juga bentar lagi nih … 5 Juli … pas yg ke-70 :)

  40. kucingkeren says:

    waduhh hebat mamamu itu…Wishing her the best and happy always. send my best regards to her..

  41. malam sahabatku jeung Ria…………….

    salam hangat selalu

    pa cabar

  42. deedz says:

    great story, …..

    jadi inget masa kecil dulu ! saya juga sering ditinggal ayah pergi melaut …
    beruntunglah kita punya mama yang hebat

    cerita yang sangat menyentuh !

  43. yoga says:

    wanita itu emang makhluk tuhan yang hebat hehehe

  44. edratna says:

    Perjuangan seorang perempuan tak pernah selesai, dan itu terkadang justru dimulai sejak mengawali pernikahan.
    Mamamu seorang perempuan yang hebat, Ria harus bangga kepada nya….dan itu yang membuatmu juga menjadi kuat dalam menghadapi apapun.

  45. genial says:

    ria.. kmn ajja?!?!?

  46. deby says:

    SAlam Kenal

  47. Lala says:

    Amazing story!….really amazing

  48. [...] waktu saya membaca blognya Ria yang menceritakan ibunya terima pesanan masakan makassar, saya langsung menghubungi Ria, menanyakan kesanggupan ibunya [...]

  49. [...] dalam berhubungan dengan orang-orang baru dan lingkungan baru. Kalau menurut nasihat Mamaku tercinta sih dengan bahasa dan logat makassarnya begini [...]

  50. Abu Ghalib says:

    1. pantes ria-nya cantik, wong mamanya juga cantik dan sgt bijak??? buah memang jatuh nggak jauh dari pohon…
    2. saya jadi terbawa suasana saat membaca ceritanya, sangat menginspirasi
    3. salut buat mama, salut buat papa, salut buat ria, juga buat adik2nbya ria
    4. salam buat mama dan adik2nya ria
    5. salam buat anak sulungnya mama, hehehe…

  51. anis says:

    subhanallah bahagia banget punya mama sebijak itu,
    semoga kita bisa meneladani beliau ya mbak ria :)

    salam kenal dari jogja ^_^V

Leave a Reply