Hutanku
Kembalikan Hutanku
Kembalikan Hutanmu
Kembalikan Hutan Kami
Kembalikan Hutan Mereka
Kembalikan Hutan Kita semua
Foto diambil saat perjalanan Pekanbaru-Siak-Pekanbaru, mohon maaf jika agak blur karena diambil didalam mobil yang sedang melaju kencang….untuk cerita perjalanannya sendiri akan diupdate di postingan selanjutnya. Mari lestarikan hutan kita! ![]()











wah adik saya juga sekolah dikehutanan…
Ria :
itu foto2 hanya diambil waktu perjalanan Pekanbaru-siak-pekanbaru
Saya gak sekolah di kehutanan mas
Kalau sudah begini, lalu siapa yang harus kita ikuti ya mbak Ria?
Riau yang hawa panasnya berasal dari bawah dan atas, semakin panas dengan semakin musnahnya kawasan hutannya. Kebakaran hutan yang kerap terjadi di sana, selalu ditimpakan kesalahannya kepada rakyat jelata. Padahal, ada banyak “bandit” yang sedang menggerayangi hutan-hutan itu, dan menutupi kelakuannya dengan membakar, kemudian memblow-up berita dengan mengatakan bahwa itu terjadi karena kebiasaan ladang berpindah masyarakat setempat…
Argh… emosiku selalu tersulut melihat ini semua Ri…
Ria :
Nah Uda…Duri itu udah panas banget kalau ditambah asap? wew…maknyus buat mengganggu tenggorokan dan membawa penyakit. Miris memang harusnya kita proaktif dalam menanggulangi ini. Harusnya pemerintah bukannya malah ribut karena pemilihan anggota2 dewan tetapi menanggulangi hal2 kayak gini, kemiskinan dan pendidikan
pesan lewat picture yang sangat mengena….
selamatkan hutan dunia
EM
Ria :
moga2 yang babat hutan baca postingan ini mbak Imel…
ayoo kita selamatkan hutan kita!
Salam super-
Salam hangat dari pulau Bali-
wah,, semoga pada sadar yach,, kejahatan pengrusakan hutan lebih kejam dari pembunuhan,,,
setuju ?
Ria :
Salam super juga dari Duri
setuju banget, karena mereka membakar hutan juga membunuh semua mahluk yang ada didalam hutan itu
dimulai dari sendiri kalau ingin perubahan! good luck!
Ria :
yup..bener banget…yuks kita ngadain perubahan yang positif
jadi inget lagu alm michael jackson
earth song
btw poto no.2 keren ri

Ria :
Thanks u dep…iya lagu itu harusnya kupasang di postingan ini ya dep ^_^
love the pics so so much much
Ria :
Thanks you
pesannya harus dilanjutkan… kalo sudah memiliki kesadaran saatnya bertindak
Ria :
saatnya bertindak…harus du mulai dari diri sendiri kan?
ini hal memalukan nomor-2 setelah kasus korupsi, masalah yang seolah-olah terjebak dalam lingkaran setan, tidak ada yang berani bertanggung jawab alih2 memberikan solusi. padahal kenyataannya semua alasan klasik, intinya hal ini terjadi karena keserakahan segelintir manusia yang tak tahu diri.
Ria :
benar banget … dan herannya pemerintah bukannya turun tangan bahkan kadang bantuin
memang ga bisa dipungkiri kak, hutan terus saja dibabat oleh tangan tak bertanggung jawab… namun kita juga harus melihat, ada beberapa pihak yang mempunyai niat mulia untuk menjaga kelestariannya… *coba deh kak, lewati lembah anai di padang panjang, sejuukk deh hati…
Ria :
nah itu bedanya Riau dan SUMBAR rif…di SUMBAR sana pemerintah masih proaktif menjaga kelestarian hutan karena SUMBAR itu dijaga hutannya untuk pariwisata tetapi Riau semua hutan di bakar untuk sawit? tau sendiri kan sawit itu bikin struktur tanah jadi jelek dan butuh waktu lama untuk pemulihan
bertanya siapa yg bertanggung jawab? hmm mungkin usaha yg membuat hutan kita dijamah
Ria :

jadi say no pada usaha2 itu ya…wakakakaka
gw juga termasuk dong ya
Aduh kasihan, meskipun foto2 ini bisa menonjolkan keindahan pohon kering itu, tp tentu akan lebih indah kalau ada dedaunannya….. kasihan ya.
Ria :
dan coba deh kapan2 aku foto pohon yang ada daunnya…nanti kita bandingkan…
rangkaian kata-katanya masuk banget dgn photo2nya…
salam kompak dri Pekanbaru Riau sobt…
Ria :
Thanks ya…salam kenal juga mas
Miris ya ngeliatnya…
Ria, aku ada usul, gimana kalau kamu banyak mengupas soal pembabatan hutan di Riau. Kamu kan tinggal di Riau dan kebetulan Riau kan banyak disorot karena pembabatan hutannya?
Salam keprihatinan!
Ria :
Nah boleh juga usulmu mas..cuma aku harus cari dulu info2 ya….tapi mesti hati2 nih…soalnya bisa2 jadi kayak kasus prita
eng.. hasil fotonya bagus-bagus kok Ri..
*sering menyaksikan ini waktu msh kerja di pertambangan. doh!*
eih, theme barumu ini cantik bangeeeet…
…
Tradisi kok bakar hutan ya..
Heran deh..
..
Gabung green peace mbak, ntar bisa kasih donasi buat memerangi pembelakan liar dan pembakaran hutan..
..
Begitu merananya hutanku kini…
Tragis!!!
hiks, pedih ngeliatnya. kalo lg naik pesawat dan melintas hutan di sumatera, bisa keliatan di hutannya tiba-tiba tengahnya pitak gede gitu. yg terpikir di otak gue “legal kah? ilegal kah?”
kalo untuk nyelametin hutan, 1 orang ga cukup
musti hemat kertas, hemat tissue… tp buku tulis aja 1 hari dicetak berapa? novel? komik? penggunaan tissue?
*jd stress sendiri*
dari sudut manapun mata meamandang realita gambar diatas, tetap semua ulah serakah manusia bodoh..
selamat malam & selamat beristirahat
-salam hangat-
miris melihatnya… sering lihat juga di kalimantan
heyyy kembalikan hutanku padaku
ee oae yo kembalikan hutanku padaku
*yopie latul on kembalikan baliku padaku mode on*
pesannya mengena banget Ria…
ulah manusia yg merugikan alam..
gimana masa depan anak cucu kita nanti..
wow pada kemana tuh daunnya mba?
serasa baca kampanye nya Greenpeace yah.
Lepas dari soal penyelamatan hutan, Ya, foto-foto yang elo ambil bener-bener dahsyat! Ini adalah salah satu bukti bahwa picture can paint a thousand words. Foto2 itu bercerita banyak sekali tanpa harus mengucapkan apapun.
Dan satu hal..
Makin canggih aja, Bu, foto2nyaaa… Kapan2 elo fotoin prewed gue, ya, say.. hehehehe
Pasti ini jalan setelah menyeberang Ferry di Perawang.
wah miris menatap gambar-gambarnya mbak ria hiks..hiks
Miris memang… Apa lagi sejak kecil saya selalu menyaksikan truk kayu hilir mudik setiap saat tanpa ada usaha mencegahnya…
Foto-fotonya menggugah, Ri…
miris sekali saya liat foto² ini..kenapa pemerintah hanya diam menunggu keajaiban??
lama tak berkunjung kesini, pakabar mbak Ria?
salam,^_^
Nampaknya orang rakus dan tamak itu tidak pernah habis di muka bumi ini…sampe hutanpun digunduli demi sebuah keuntungan..tp dampaknya??hmmm..menyakitkan…
jika saja hukum di negeri ini tegas dan jelas, saya rasa kejadian dalam foto ini tdk perlu terjadi..hmm…mengerikan..
The Rebel D 1000 strikes again …
Dari dalam mobil saja sudah keren banget …
gimana kalau steady ya …
Keren Ri …
Terutama yang ada pemandangan langit birunya
Salam saya
kokain yang semestinya dijaga untuk kelangsungan hidup generasi penerus.. menyedihkan.
yang jelas terasa banget bedanya jaman saya kecil dulu sama sekarang. di belakang rumah saya di kampung ada sungai, dulu saya biasa main di situ, nyari ikan, belajar renang, sekarang ndak ada airnya lagi. rusak alamku. hiks!
menyedihkan sekali…
kering, tandus… ngeri membayangkan akibatnya…
mungkin untuk generasi kita, air masih ada.. tapi belum tentu beberapa tahun ke depan.. masya Allah
saya udah 1000x mondar mandir ke sini mo ketemu Ria tapi nyasar ke hutan melulu, hutanku lagi…hutanku lagi…??? hehehe…
orangnya boleh cuti tapi ngeblognya jalan terus dong.
o, ya. kemarin saya sempat chat dengan adiknya Ria, permadi. kalo pulang ke bekasi titip salam ya buat semua keluarga di sana.
salam dari kota daeng
Ria, apa sekarang hutan di Pekanbaru juga sudah mulai berkurang, diganti kebun sawit?
Sekitar 15 tahun lalu, hutan diantara Padang Pekanbaru masih lebat….saya beberapa kali ada tugas ke sana.
wah kalau hasil dr perjalananmu di buat sedemiakian terus pasti menghasilkan sesuatu rasa yg menyenangkan
nice
p cabar
salam hangat dari blue
Foto yang kedua bagus banget Ria *acungin jempol*
)
Meranggasnya batang pohon dengan latar belakang langit biru bermega putih menciptakan ironi kepedihan yang cantik (hayaah … sok tahu deh gue
Ri… miris liatnya
tapi memang gambar birunya langit itu indah (walopun gundulnya hutan tdk)
lama-lama habis ya hutan kita? hiks
gesang

kalo gini oksigen bisa makin habis
wao…
nice pic..
makin gundul ni hutan…
a picture worth a thousand words,let’s save the earth together
alamku gak hijau..gak hijau lagi…
hutanku gak prawan….gak prawan lagi…
Slank sudah menyuarakannya kira’ 10thn yang lalu tuh, tp responnya sangat jauh dari yang diharapkan tuh, ini baru pengrusakan sebagian kecil dari daerah Pekanbaru, belum lagi daerah – daerah lain di nusantara ini…
lets go green guys…
salam hijau.
[...] Hutanku [...]
[...] ini asli iseng… gara-gara chatting dengan Ria dan Arif… [...]
[...] Hutanku [...]
Foto yang kedua bagus banget Ria *acungin jempol*
)
Meranggasnya batang pohon dengan latar belakang langit biru bermega putih menciptakan ironi kepedihan yang cantik (hayaah … sok tahu deh gue
Foto yang kedua bagus banget Ria *acungin jempol*
)
Meranggasnya batang pohon dengan latar belakang langit biru bermega putih menciptakan ironi kepedihan yang cantik (hayaah … sok tahu deh gue