Kota Duri (Part 2)

Jalan Utama Di Duri - Jln Hang Tuah

Jalan Utama Di Duri - Jln Hang Tuah

Postingan ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya yang berjudul Kota Duri ditulis kurang lebih setahun yang lalu. Banyak banget perkembangan yang pesat di Kota ini, ya…walaupun tetap tidak ada Mall dan tidak ada bioskop…tetapi udah ada Ramayana kok (sejenis Depart Store gitu…hihihihihi ๐Ÿ˜€ ). Perkembangan yang paling mencolok di Duri adalah Jalan Utama yang dulunya seperti kubangan air dan lumpur sekarang berubah total menjadi ASPAL yang sangat mulus. Siapapun yang pernah bertandang ke Duri satu setengah tahun yang lalu (saat jalanan masih jelek2nya) pasti akan sangat kagum dengan perkembangan Kota Duri saat ini.

Perjuangan warga Duri untuk mendapatkan jalan yang mulus itu tidaklah mudah, masih banyak warga yang mengaku belum di bayarkan uang ganti rugi dari pelebaran jalannya. Bahkan di satu dan dua ruas jalan masih ada warga yang menutup jalan dengan alasan, tanah mereka belum di bayar oleh pemerintah setempat. Mungkin dilema juga ya, di satu sisi pemerintah benar bahwa ini adalah untuk kepentingan umum, tetapi di satu sisi warga juga berhak meminta ganti rugi karena tanah mereka di gusur (Tapi sudahlah diriku saat ini mau bercerita tentang kota Duri dari setahun yang lalu dan bukan tentang penggusuran tanah).

duri5 duri7

duri6 duri2

Jalan Hang Tuah, Hotel Gran Zuri danHotel Enggriani

Perbaikan jalan di Duri diikuti pula dengan penambahan fasilitas misalnya, lampu jalan *yang sumpah dulu gak ada…* dimana satu setengah tahun yang lalu apabila kita berjalan-jalan lebih dari jam 7 malah sepertinya sedang berjalan menyusuri kota mati. Tidak dipungkiri bahwa pemerintah setempat berhasil mengangkat taraf kehidupan warganya dengan simple yaitu perbaikan jalan raya, karena dengan bagusnya jalan utama terutama Jl. Hang Tua warga yang tinggal dikanan kiri jalan tersebut kini bisa membuat kios dan warung2 untuk menambah penghasilan mereka dan tentunya lebih menyemarakkan Duri terutama di waktu malam.

Menuju Jalan Hang Tuah dari arah Simpang Pokok Jengkol

Menuju Jalan Hang Tuah dari arah Simpang Pokok Jengkol

Jalan Raya yang sangat terlihat perbedaannya adalah Jalan Hang Tuah setelah Simpang Pokok Jengkol (pertigaan ini dinamakan Pokok Jengkol karena konon katanya di pertigaan ini dulu ada pohon jengkol yang sangat besar, sedangkan simpang adalah bahasa melayu yang apabila di bahasa indonesiakan artinya Tikungan). Sebelum jalan Hang Tuah ini di aspal (diperbaiki) dan di uruk, tidak kebayang berapa banyak Truk2 yang mengangkut kayu tertidur di jalanan ini (baca miring dan akhirnya kayu tumpangannya berseleweran di jalan) membuat lalu lintas jalan raya ini macet total, terkadang macetnya bisa dari Sebanga sampai Hang tuah (kurang lebih 5 – 10 km). Dan pastinya ini tidak hanya membuat kesal para pengguna jalan di Duri tetapi juga membuat kesal Bus2 listas dari Jakarta dan dari arah Aceh (Jalan Hang Tuah adalah salah satu jalan utama untuk lintas sumatera menuju Jakarta, Medan dan Aceh).

Selain jalan Utama yaitu Hang Tuah dan Sudirman (Jalan Sudirman ini adalah jalan yg ramai sekali, di pakai sebagai pusat kota, ada Pasar Mandau dan Ramayana yang sebelumnya diceritakan di atas…hehehehe… ๐Ÿ˜› ) ada juga Jalan Mawar tempat berbagai warung makanan (baca surganya makanan Kota Duri), di Jalan Mawar inilah ketika malam tiba banyak sekali warga yang hilir mudik, dari yang mulai hanya sekedar ngeceng (untuk yang muda2), mencari tempat makanan dan belanja. Beberapa tempat makan dan nongkrongnya warga antara lain; ada Bakmie Cah Eko, Steak Kampung, Jagung bakar Eling, Rumah makan Miroso, Sop Tunjang Champion dll.

Simpang Jalan Mawar aka Simpang Telkom

Simpang Jalan Mawar aka Simpang Telkom

Kota Duri ini berada didalam sebuah kecamatan (catet ya KECAMATAN) dan ajaibnya sangat luas sebagai kecamatan, dan berpenghasilan sangat besar di banding kecamatan-kecamaatan lain di wilayah Riau bahkan dibandingkan dengan kecamatan lain di Indonesia. Kecamatan Mandau Aka Kota Duri merupakan salah satu kecamatan terkaya di Indonesia, menghasilkan minyak bumi dan minyak sawit **Atas dan bawah Minyak…keren yak** . Duri juga merupakan kontributor pajakย  yang paling menunjang untuk Kabupaten Bengkalis karena itulah Bengkalis menolak mentah2 ketika Kecamatan Mandau ini menginginkan berdiri sendiri, tidak hanya dari ribuan pegawai kontraktor Chevron dan pegawai Chevron sendiri tetapi terutama dari puluhan Expatria yang bekerja di Duri. Saat ini pengeboran minyak bumi masih kerjasama antara PT. Chevron Pacific Indonesia dan BP Migas, serta ratusan kontraktor sebut saja; Tripatra-Fluor, Schlumberger, Haliburton, Truba Jaya, Adhikarya, Multi Structure, BRE dan masih banyak lagi kontraktor serta sub kontraktor lainnya.

Pipa Minyak dari Jalan Mawar ke Gate 2 Kompleks CPI

Pipa Minyak dari Jalan Mawar ke Gate 2 Kompleks CPI : setiap malam terutama Malam minggu, biasanya pipa ini sering dijadiin tempat untuk pacaran...hehehehe...bahkan beberapa orang ditangkap securty ketika berbuat hal2 yang tidak pantas

PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI) sendiri, memiliki kompleks hunian pegawainya yang di lengkapi berbagai macam fasilitas mulai dari Sekolah, tempat ibadah, pasar, sarana olah raga sampai dengan kantin yang tentunya hanya di peruntukkan bagi pegawai CPI saja…yang lain gak boleh ๐Ÿ˜› . Didalam Kompleks CPI ini juga terdapat beberapa kantor yang difungsikan sebagai kantor administrasi, kalau di Ladang Minyak (Duri Field) itu untuk orang-orang yang kerja di lapangan, kalau di Kompleks ini biasanya di pakai untuk administrasi dan pengolahan data yang dipakai untuk mendukung pekerjaan di Ladang Minyak.

Gate 3 Komplek CPI, seorang security mengecek setiap kendaraan yang masuk dan keluar kompleks

Gate 3 Komplek CPI, seorang security mengecek setiap kendaraan yang masuk dan keluar kompleks, kendaraan yang tidak mempunyai Pass tidak diijinkan keluar dan masuk ke dalam kompleks CPI

duri13 duri14

Jalan di Kompleks yang sangat mulus, di samping lapangan Golf dan Menuju ke Commisary (Mini Market)

Begitu banyaknya fasilitas yang melengkapi kompleks CPI dan mewahnya fasilitas-fasilitas tersebut tak jarang membuat kesenjangan sosial antara warga yang bermukim di dalam kompleks dengan yang bermukin di luar kompleks. Bahkan warga yang bermukim di luar di wajibkan mempunyai izin (pass kendaraan bermotor seperti mobil dan motor) serta harus mematuhi semua aturan yang di wajibkan..hehehe..dan gak sering membuat main set bahwa orang-orang yang tinggal di dalam kompleks tersebut orang-orang gedongan, ekslusif dan terpelajar (jadi inget buku laskar pelaginya Andrea Hirata yang bercerita tentang PT Timah dan penduduk setempat, ya kira2 begitulah gambarannya). Bagi pegawai CPI yang sudah berkeluarga memang diberikan fasilitas perumahan yang lumayan mewah beserta perabotannya ( kulkas, kompor, tempat tidur, meja, kursi dll ), ada juga fasilitas angkutan umum yang khusus untuk lalu lalang di dalam kompleks (mereka menyebutnya taxi).

Kompleks Pemukiman Sibayak

Kompleks Pemukiman Sibayak

Kompleks Kerinci

Kompleks Kerinci

Postingan ini seharusnya melengkapi postingan sebelumnya, tetapi belum lengkap sepertinya hehehehe ๐Ÿ˜€ . Masih banyak hal yang bisa di ulas Tentang Kota Duri…mungkin nanti ketika mood menulis tentang Duri kembali,ย  diriku akan mengulas mengenai wisata kuliner di Duri, Ladan Minyak Duri dan bagaimana fasilitas pendidikan dikota ini.

duri16 duri17

Kantor Teladan, Kantor POS Kompleks (kantor pos ini persis di depan Kantor gw TF Multi Office 2)

Sebelumnya mohon maaf apabila foto-foto yang ada dalam postingan ini kurang bagus, maklum hanya di ambil menggunakan kamera HP Motorola L6 milikku ๐Ÿ˜€ dan sampai disini dulu ulasan mengenai Kota Duri kali ini….maaf juga karena postingan ini panjang banget…hehehehehe

Bagaimana dengan kota tempat tinggalmu sekarang?? terutama untuk sahabat yang tinggal di pelosok daerah, cerita2 dong tentang kotamu ๐Ÿ™‚ ** Yuyun…Ayo cerita tentang Kotamobagu, tak tunggu ya girls ๐Ÿ˜‰ **

*****

Mau lebih jelas fotonya, diklik aja ya ๐Ÿ˜‰

Leave a comment ?

190 Comments.

  1. Memang blm lengkaplah ceritanya nih.. bgmn sampai si Ria (yg notabene anak metropolitan, hihi..) bisa terdampar di Duri ga diceritain. Tapi pastinya sih krn dia bergabung dg PN Timah, eh salah, PT CPI itu kan? hehe..

    Cerita yg bagus sis, gw jadi punya bayangan ttg kota ini. Sapatau one day bisa mampir kan, who knows? Foto2nya juga keren!

    Cerita kotamobagu menyusul, hehe..

    *menunggu cerita ladang minyak* du du du…

    • gw bergabung dengan CPI sebagai kontraktor say jadi masih orang pendatang…hehehehehe…dan iya banyak banget deskripsi tentang Kota Duri yang belum tertuang disini, insyaallah kalau ada kesempatan nulis lagi bakalan diulas deh.

      Kalau mo kesini bilang2 ya kan deket tuh dari Batam…hehehehehe….dan gw tunggu cerita tentang kota lu kotamobagu *susah aja namanya*

  2. Beberapa tempat di duri dan sekitarnya sudah dikunjungi secara virtual, tapi aslinya blom kesana hehehe.

    Kapan ngajak aku main ke Duri? ๐Ÿ˜€

    • ohya…kamu kan cuman campe Pekanbaru ya a’ hehehehe…
      boleh kapan2 kesini, secara virtual setiap hari juga boleh…

      kapan ya kamu bisa di ajak kesini, bagaimana kalau kamu aja yang ngajak aku ke Jakarta, secara disini gak ada yang bisa dilihat juga…kekekekeke

  3. Ria… postinganmu ini membuat kangeeeennn… pengen pulang euy… ๐Ÿ™‚
    kalau ria membandingkan duri sekarang dg 1,5 tahun yg lalu saja sudah sangat berubah, bagaimana dg duri 30tahun yg lalu? dulu itu, duri benar2 gelap di malam hari, tak ada listrik, meski di komplek caltex (sekarang chevron) terang benderang… sebuah kesenjangan yg luar biasa… jalanan masih dikerasin dg minyak mentah (catet, minyak mentah!)
    ah… insya Allah nanti saya bikin postingan khusus soal kota duri jaman dulu deh…
    eh, itu foto yg di pipa kayaknya saya kenal deh… siapa ya? ๐Ÿ™‚

    • hahahaha…ternyata aku berhasil membuatmu kangen uda…jadi kapan mo ke Duri, jangan sampe gak ngabarin aku ya…dan kayaknya menarik deh kalau Uda bikin tulisan tentang Duri 30 thn yang lalu, secara aku memang blom lahir…tak tunggu ya da…

      Foto di pipa minya itu salah satu caleg untuk Duri Mandau dan sekitarnya…lucu deh disini pemlu sangat semarak, kebanyakan di warnai dengan partai Islam…dan tentunya salah satu keluarga Uda jadi Caleg kan???hehehehehe *pasti Uda tau kok*

  4. baru tahu kayak gini toh kota duri. cerita kota duri ini bisa dimasukin ke diary project 2009 “aku dan kota tempat tinggalku” nih. klik http://tobucildiaryproject.blogspot.com

  5. hhmm… CPI? Mohon doanya ya mnak ria.. smoga saya bisa join ๐Ÿ™‚

  6. kapan-kapan, aku mampir ya ๐Ÿ™‚

  7. yakin tuh foto2 di atas gak di photoshop (eh tulisannya bener gak? ๐Ÿ˜€ )?

    gak mungkin banget, jalan2nya tau2 bisa mulus kayak gitu. secara geto loh…..

    *pletak, pletak

    (perasaan kalo mampir ke sini, dilempar terus, kenapa sih? ๐Ÿ˜› )

    • yakin dong 100%, apalagi untuk jalanannya…weitssss skr udah canggih mas…emang kapan dirimu ke Duri dan KAPAN AKAN ke Duri??? hehehehehehe…

      *gak berani ngelempar lagi kok, nanti ada yang marah…kekekekeke*

  8. Hmm, kayaknya Duri baru bisa mnikmati hsl dari kekayaan buminya yg mlimpah luah.

    • iya memang mas…but not 100% soalnya kalau di bandingkan dengan Kabupaten Siak dan Dumai masih sangat jauh perkembangannya dengan mereka,,,satu lagi pembangunan Kota Duri itu kalah start dengan Siak dan Dumai

    • hohoho… blm bisa juga, msh banyak pengangguran juga kok, subcon banyak yg melarikan diri. yg kena getahnya rakyat biasa, kasian… ๐Ÿ™

  9. Langitnya indah, Ri. Kau menceritakan dengan deskripsi yang luas. Sehingga saat membaca bisa langsung membayangkan gambaran Kota Duri secara nyata.

    Oya, ngomong-ngomong, security suka menangkap orang pacaran di pipa minyak (dari Jalan Mawar ke Gate 2 Kompleks CPI) ketika berbuat hal-hal yang tidak pantas? Berbuat tidak pantas gimana sih, Ri, kok sampai ditangkap? Dengan sengaja memasang bom atom di bawah pipa-pipa itu kah? Hihihi.

    • Thanks Mas…langitnya memang lagi bagus2nya karena aku take gambarnya siang hari bolong di saat lagi Kota Duri lagi Cerah…sepulang lunch dengan teman2…jadi sebenernya foto2 tersebut adalah rute perjalanan makan siangku hari itu…hehehehe

      huhahahaha….untuk ini Mas Dan nanyanya sama Uda Vison aja, secara pasti dia lebih tau detailnya…kekekeke kalau aku sih cuman mendengar kabar Burung dan terbukti ketika Malem minggu suka lewat dsana dengan teman2 banyak sekali muda mudi yang asyik maksuk di bawah pipa itu….wakakakakaka…

    • DM, kok gak tau sih apa yg dikerjain orang2 di bawah pipa itu? Bukankah si Dan pernah ketangkep di situ dalam salah satu perjalanannya keliling Sumatera…? Emang dia gak cerita? Ayooo… rawikanlah kisah sahabatmu itu ketika dia sampai di Duri… hehehe… ๐Ÿ™‚

    • Mas Dan??? kamu pernah ke tangkep? hehehehehe…serius mas?
      dia blom cerita tuh da’ jangan2 yang ditangkep kemarin dirimu ya mas ๐Ÿ˜€

  10. Kota Batam tempat tinggalku…??? Buka aja blog si Maria.
    BTW itu jalan utama di Duri apa emang sepiii begitu…??? *Coba bandingin ama kota Bekasi kita, hehe…

    • jangan di bandingin sama Bekasi atuh pasti jauh banget lah…hehehehehe…
      disini gak ada macet, tapi kalo macetpun pasti karena ada sesuatu
      gak kayak bekasi atau jakarta ๐Ÿ˜€

  11. di duri banyak durian, kah…???

  12. mbak maria bener tuh, kota bekasi gak cuman macet tapi sembrawut…. sepinya kalau cuman lebaran doang… ha…ha….ha…..

    • Apalagi Bulak Kapal ya?
      heheheheh berseliweran TIGER yang ampun deh bikin kesel, mana jalannya ngasal ngambil penumpang juga ngasal…bekasi..bekasi

  13. Saya terakhir ke Pekanbaru awal tahun 2004…terus sempat ke Duri, hanya muter…ternyata udah lima tahun lalu ya?

    • dan pasti waktu bunda kesini Duri blum sebagus ini kan?
      hehehehe…kapan mo kesini lagi bunda? kalau ada trip kesini let me know ya

  14. Seperti melihat kota Padang dulu ..

  15. Buat yang bilang Duri di manipulasi pake Photoshop…
    Please dech…. ๐Ÿ™
    Gak separah yang dibayangkann…??
    Ughhhh… kalo orang Duri tau bisa2 ditimpuk pake sepatunya Ria…
    Awas ya ntar…? Lihat Duri gak bakal lepas dari ingatan… :-p

  16. ada nggak ya juragan minyak di atas itu yang mau kasih tiket buat jalan2 nikmati duri.. ๐Ÿ™‚

    • Di duri gak ada yg bisa dinimkatin mas…wong isinya cuman pipa minyak dan gersang…hehehehe mo nikmatin pompa angguk? hehehehehe

  17. Wah.. Emang udah jauuuuuh sekali bedanya dengan saat aku kecil dulu dimana Duri jnya ada satu jalan utama (masih jalan mingnyak/bukan jalan aspal) paralel dgn Pipa Besar menuju Dumai dan hanya ada sejumlah rumah dan toko yang bisa dihitung jari ditempat yang bernama “Simpang Padang” itu.. ๐Ÿ˜›

    Hm.. sekarang sdh ada jalan aspal, Hotel, dll.. Susasana Kompleks CPI masih gak jauh berubah kecuali jalan2 yang juga jadi aspal instead of jalan minyak dulunya… ๐Ÿ™‚

    Btw ini Part 2 yg Part 1 nya mana yah..?

    Trus, satu lagi kamu gak ikut2an ngumpet dibalik Pipa menghindar dari Security itu khan..?? Jiakakak ๐Ÿ˜€

    • Simpang padang itu mungkin skr yang simpang mawar aka simpang telkom Mas…hehehehe….skr sih udah lebih ramai bahkan ke Duri Field aja udah di aspal udah ga jalan minyak lagi, kecuali yang baru di buka.

      loh part 1-nya kan udah di kasih link diatas alenia pertama baris pertama, coba aja di klik….

      terus…masalah pipa minyakkk…GAK banget deh mas…wakakakakaka banyak yang suka ketangkep tuh bikin mesum disana…hehehehehe ^_^

  18. tidak bisa berkomentar enggak tau tempatnya ๐Ÿ˜€

  19. so long stroty about DURI

  20. Saya hanya mo’ komen kalo foto-fotonya bagus-bagus….
    Tapi kok’ kaya’nya kotamu kurang rindang ya…, penghijauanya kurang kali.. ๐Ÿ˜›

    • ini kotaku selama hampir 3 thn…dan disini memang sangat panas sekali, tanahnya gak seberapa subur di bandingkan di sumatra barat atau daerah jawa…namanya juga penghasil minyak.

  21. Kota yg indah
    Ajak aku ke sana! ๐Ÿ™‚

  22. dilihat dari gambarnya, kota duri agaknya mulai bisa berkembang secara dinamis, setara dg kota2 lain di indonesia. semoga kemajuan yang dicapai kota duri benar2 memberikan manfaat besar buat warganya.

    • kalo menurut saya malahan belum pak, karena duri itu salah satu kecamatan terkaya tetapi sangat miskis infrastruktur…tapi mudah mudahan beberapa thn kedepan akan lebih berkembang lagi

  23. Wah Ria,
    foto-foto dan ceritamu bicara banyak
    daku serasa ada di Duri bersamamu.. ๐Ÿ™‚

    Btw,
    kenapa dinamakan Duri? ada artinyakah?
    nyari-nyari… perasaan nggak ada foto duri-duri, apalagi durian ๐Ÿ˜€

    • knp dimanakan Duri aku gak tau mbakโ€ฆdan blom ada orang yang bisa menjelaskan kepadaku makanya ada sebutan Kota tak bertuahโ€ฆ

      kalau durian lumayan banyak, di import dari SUMBAR dana SUMUTโ€ฆnah duri itu di tengah2โ€ฆjadinya kalau musim durenโ€ฆbanyak banget loh

  24. Hallo Ria,
    Saya belasan kali ke Pekanbaru, tapi belum pernah sampai ke Duri (takut tertusuk … hihihi … ). Sebagai kota minyak yang memberikan devisa besar, memang seharusnya pembangunan di Duri maju dong ya. Oh ya, foto-fotonya bagus lho, meskipun diambil hanya dengan kamera ponsel. Sebagian mungkin diambil dari dalam mobil ya?

    • wahhh kalo Bunda Tuti ke pekanbaru ya, let me know ya…siapa tau bisa ketemu aku…hehehehe biasanya Sabtu atau minggu aku ke pekanbaru *main2 aja sih habis di Duri gak ada apa heheheh*

      semua fotonya di ambil didalam Mobil bunda…dari belasan jepretan yang bagus cuman beberapa itu…..yahhh lumayan lah untuk sekedar posting di Blog…hehehehehe

  25. Baru kenal nama … belum pernah ke Duri (kalau ditusuk duri pernah he he). Sip postingannya mana tahu nanti sempat ke Duri

  26. ria, duri klo gak salah dipekan baru yaks ??

  27. hmm pemandangan kompleks CPI nya khas banget dengan kompleks-kompleks pertamina di daerah-daerah. Cuman rumahnya sudah modern, sedangkan kebanyakan pertamina rumah gaya kuno/belanda.

    Ngga bisa ngebayangin wkt ngga ada jalan mulus….

    EM

    • iya mbak…di Dumai juga ada tuh kompleks Pertamina tetapi memang jauh banget kalo dibandingin sama Kompleks CPI…swasta vs pemerintah…hehehehehe

  28. waaah… mewah dan indah yah kayaknya….. asri lagi…. jadi pingin…. ga kaya kecamatanku… pelosok banget, jangankan aspal alus, ga blobang aja udah seneng banget…. hehehehe

    • Mewah di dalam camp, indah juga di dalam camp…tapi diluaran gersang banget mas…hehehehehe
      tapi lumayan lahhh di luaran di bandingin 2 thn ya lalu…jauh bgt rasanya.

  29. Waaahh.. Aku suka langit dan awannya, keren euyy..
    Bagus banget.
    Kalo oleh2 khas sana apa ya?
    Hehe..
    ๐Ÿ˜€

    • oleh2 khas sini itu biasanya ada lempuk duren, ada kripik nangka, ada roti riau…kayaknya semuanya dah ada di jakarta wi…heheheheeh

  30. Beuhhhh!!!

    Edan!!!

    Segitu cintanya elo sama Duri say??
    wakakakakkka…gue aja yang orang sana gak segituhnya!

    Ya, makin lama, gue makin sadar…kalo untuk satu hal elo sama gue gak bisa berteman. Karena tulisan lo bermanfaat bener! gue bacanya aja sampe melongo longo! hihihi, salut gue sama orang yang mau bikin tulisan kayak gini.

    Bisan dan mau itu beda, dan elo..jelas punya dua duanya…eh eh …PR kita itu gimana ya??? ๐Ÿ˜€

    • kata siapa gw cinta sama Duri yes…wong sampe sekarang aja gw pengen banget keluar dari Duri…hehehehehe….

      and weitsss kata siapa juga kita gak bisa bertemen toh kita masih gabung di Dgirls kan? hehehehe yang isinya wanita2 cantik itu tuh…hehehehehehe…

      terakhir lu juga bisa kok nulis bahkan bisa lebih oke dibanding yg lu pikirin…blom keluar aja jurus sakti lu…muach…love you dear

  31. yaa, memang dah banyak perubahan kota duri. Setahun lalu masih becek2, sekarang jalan dah banyak yang mulus2..

  32. Duri Pekan Baru.. ?
    Langitnya indah..
    Saya belum pernah kesini, cuman mampir lewat dech kayaknya waktu mudik ke Medan dulu ๐Ÿ˜‰
    Bagus deskripsinya !

    • Duri itu bukan pekanbaru Mbak, mereka berjarak kurang lebih 150 km atau kalau di tempuh dengan mobil sekitar 3 jam…

      kalau ke medan mampir2 ya ke Duri ^_^

  33. malam jeung Ria………..
    semua pemandanga nitu ada dimanjanya mata ku sahabat.
    aku jadi ingin pergi kesana………….tentunya bersama semua sahabat sahabat blue heheh……………
    salam hangat selalu

    sorry lagi ngeneznya cinta nich si blue ……………

    • Hi blue…tetep semangat ya! ๐Ÿ˜‰

      kapan2 kalau blue kesini tentunya sama sahabat2 yg lain kita ketemuan pastinya…hehehehe

  34. Wah, ini toh gambar kota Duri…!
    Ada temen gw sih orang Dumai, ternyata deket…
    Kapan ya gw ke sana?

  35. Wah dalam setahun saja sudah banyak peningkatan yawh…

    Semoga diteruskan pembangaunan kota Duri…

    Semangat ya Mbak di kerjaannya..

    Salam hangat selalu……

    Eh iyah..Fbnya sudah saya add lowh….

    • Hi Joko…Thanks udah mampir kesini, plus nyemangatin kerjaanku pula…hehehehe…emang lagi butuh semangat bekerja nih…

      nanti FB nya aku approve deh…

  36. Membaca narasi di di pagi buta menunggu subuh, serasa ikut jalan jalan kesana juga … keep writing sist, I love you ๐Ÿ™‚

    *komen gak nyambung*

  37. Ulasannya asik..
    Kota di dalam Kecamatan, biasanya Kota Administratif ya?
    Btw Duri itu dimana Ria? Sumatera?

    • Duri itu di Sumatera Mas…dia masuk kedalam Riau…berkabupaten Bengkalis….
      dari ibukota propinsi Riau yaitu pekanbaru kurang lebih 3 jam….

      Sebenrnya ini Kecamatan, tapi ramai sekali…dan memang di fungsikan sebagai kita Administratif.

  38. Hi ria, salam kenal…
    Tulisanmu bagus, sangat deskriptif. Sayang ya, aku belum pernah ke duri. Pernah denger dari temen yang asalnya deket2 situ, tapi ga sedetil ceritamu.

    O iya, chevron itu bergerak di bid migas kan ya?

    • Hi Rismaka…salam kenal juga…Thanks for stopping by ya…

      kapan2 jalan kesini deh…walaupun gak ada yang bisa dilihat sebenernya…hehehehehehe…

      Chevron itu bergerak di Migas…dia masih membantu BP Migas untuk pengeboran minyak hasil bumi di sumatera sini…terbentang dari Minas – Bangko termasuk Duri tentunya.

  39. Kok ga ada photo kamar kost-nya Ria, sih? ๐Ÿ™‚

    Aduh, Riaa… tulisan lo emang benar-benar deskriptif, deh. Gue nggak bakal pernah bisa nulis kayak gini… hehehhe…

    • kalau disini ada foto kamar kostan gw…judul postingannya bukan Kota Duri tapi Kamar Ria….hahahahahaha………..

      Kata siapa lu gak bisa nulis kayak beginian…wong cerita reunian aja bisa panjang bener…hehehehe

  40. selamat deh atas perkembangan kotanya
    semoga tahun depan ada bioskopnya ๐Ÿ™‚

  41. Sepintas mirip “Batam” yah mba’…
    *ah jadi inget*

    • inget Batam??? kamu orang sana?
      beda kali batam sama disini, kalo di batam itu dikelilingin laut
      kalau duri itu di kelilingi pipa minyak dan hutan sawit

  42. Riaaa.. I have something 4 u..
    Ambil dirumahku yaa.. ๐Ÿ˜€

  43. pembangunan yg pesat
    tapi kelihatannya kurang asri ya mbak
    panas dan gersang

  44. Wah. Sayang belum pernah ke Duri.
    Kalau Pekanbaru, perlu diceritain gak ya? ๐Ÿ™‚

    • ayoo mas kapan mo ke Duri??
      kalau main2 ke sini kabar2i ya…

      Ohya mengenai pekanbaru, kayaknya seru juga tuh kalau Mas Nardi ceritain….

  45. saia kok jadi pengen kesana

  46. kapan ya bisa mengunjungi kota Duri ini???

  47. Perasaan kemarin udah baca ini, kok gak ada comment aku yaa ..
    Wah,, aku inget …
    Hahaa,, waktu tu sambil blogwaking ketiduran depan komputer,, jadi gak sempet comment .. hahaa…
    maaf.

    Eh …
    Aku ada tuh temenku orang Duri,, gak mau pulang lagi dia..
    Duri dari kata Duri-an kali yaa …??

    • hehehehe…muzda sayang…
      aku nulis yang lain gak wajib comment kok…tulisan ini bebas buat siapa aja yang baca, kalaupun ada feedback balik aku sih pastinya senang…apalagi dari kamu

      kamu punya temen orang Duri? dan gak mo pulang????
      coba tengok beberapa thn lagi, dia pasti pulang….

      disini gak ada kebun durian da…bingung juga knp dinamakan Duri

      • Hahaa,, iya sayangkuh..
        Aku cuma berasa dejavu, aku udah baca, udah ngetik comment juga soal temenku itu.. cuma masih setengah udah ketiduran,,
        haha,, parah banget deh aku kebanyakan begadang jadi gini ๐Ÿ˜€

  48. huaaaaaaaa… rame amirrrrrrrrrrrrrr rumahnya… jd gag tau msti ngemeng paan lg buat nambah2in penuh sesaxxx….. ??!?!?!?!

  49. kenapapohon jengkolnya ditebangggggg! wahhhh kesukaanku ituhh…

    • karena tadinya mau di bikin terminal…gak jadi deh
      dan karena terlalu rimbun,mungkin mau di bangun tanahnya..hehehehe

      suka makan jengkol???? ihhhhhhhhhhhh aku malah anti bgt sama jengkol

  50. Duri ..??
    Perasaan aku pernah kesana deh dulu …
    Yang aku inget adalah banyak jalan yang dilumuri minyak mentah …

    Salam saya Ri ..

    • Kapan OM NH kesini? pasti seru deh waktu itu masih jalan minyak…hehehehehehe…
      kalau mampir kesini lagi let me know ya OM…

  51. Ditunggu cerita tentang wisata kulinernya Duri yaa ๐Ÿ˜‰

  52. Mba Ria, mulai jalan, pasar, letaknnya di kecamatan, kontraktor sebagai mitra, jalan masuk yg di jaga security, kompleks perumahan elite, fasilitas rumahtangga mewah, berbaur dgn para expat dari berbagai negara setalitigauang dengan kediaman kita di sini mba. Bedanya ini tambang nikel. Gitu baca artikel diatas serasa dapat merasakan keberadaan di sana. Bedanya sini rumahnya misah kecuali guest house. Rumah disini dirancang seb. rumah panggung dgn tiang penyangga beton mba krn disini amat rawan gempa. kebayang kalo rmbok bisa terancam hancur tiap saat ada gempa hehe
    tapi diluar komplekx perumahan milik perusahaan ada juga rumah tembok ko’.
    Intinya saya merasa Duri gak jauh2 amat seperti di Sorowako ๐Ÿ˜€ Kecuali objek tambangnya. dan Iya Chevron adalah perurahaan raksasa..:D

    • wahhh…pengen juga deh ngerasain kerja di soroako…lebih deket ke kampungku tuh Mbak..hehehehehe…kalo gak salah disana perusahaannya INCO kan?

      dan tentunya INCO juga perusahaan besar kan…hehehehe

  53. Sarimin hanya menyampaikan pesan buat para blogger Kartini ๐Ÿ™‚ ikuti lomba blogger hari Kartini disini

  54. foto fotonya cantik banget, terutama yang ada awan berarak arak itu keren sekali !!

  55. Wesssss…. Lama nggak mampir ternyata sudah beda tampilan….sampe pangling deh…. takut salah masuk rumah… Makin cantik, makin banyak interior, warna-warni, pernak-pernik kerennnnn euyyyy…. Miss you jeung!

  56. hi mbak ria..
    terimakasih sudah kunjung ke blog Bunda..
    cerita tentang Duri…bunda ngertinya ini kota minyak ya…
    kapan ya bunda bisa kesana…sepertinya asyik juga nih..

    • Bunda dyah mo kesini…ayo ayo…tak tunggu ya Bun….
      nanti kita ketemuan…kapan2 aku main ke jogja tak kabarin juga deh ke Bunda
      siapa tau bisa mampir dan di suguhin sama nasi kucing kemarin pas KOPDAR jogja…hehehehehe

  57. Salam kenal Mbak.. jadi kangen sama Duri nih..
    Bisa Rikues foto Tugu Pokok Jengkol Gak Mbak…?
    Terima kasih sebelumnya…

    • Salam Kenal juga, thanks udah mampir ya…
      kalo foto itu di request? kayaknya tugu pokok jengkol udah gak ada deh…hehehehe waktu perbaikan jalan udah di hilangin…

  58. Oh ya.. gabung bareng kita yah.. di Komunitas anak Duri di FB:
    http://www.facebook.com/group.php?gid=84918803808

  59. Saya pernah sekali ke Duri, tahun 2001 lalu. Tugas kantor…
    Udah ga inget lg seperti apa gambarannya dulu hehee…

  60. haii….
    salam kenal
    baru tau ternyata empunya blog ini dari duri
    aku ngabisin masa kecilku di kota ini sebelum hijrah ke ibukota ๐Ÿ™‚
    aku masih inget dulu SD di SDB Balik alam, now dah kayak apa ya?
    n dulu tinggal di Km3. duhh
    jadi kangen duri
    ๐Ÿ™‚

  61. Halo Ria pa kabar , Oya Kenalin saya ferry Irwanto , Saya orang duri Juga . Emang saya lahir di Duru 32 tahun lalu Tepatnya tgl 7-2-1977 . Saya masuk SDN 005 sebanga Duri tahun 1983 ,tapi pada saat kelas 5 sd saya pindah ke Dumai dan menamatkan SD disana. tapi setelah itu saya kembali keduri utnuk bersekolah di SMPN 2 sebanga duri tahun 1989 -1992. oya ngomong2 soal duri saya kenal benget yang nama nya duri . Seba waktu itu saya tinggal di komplek sago ( Khusus guru ) karena ibu saya ngajar biologi di SMAN 1 sebanga Duri saya dan keluarga selalu shalat ied di masjid di komplek caltex (sekarang Cevron)saya lupa nama mesjidnya. Oya ria kalo mo kenal saya neh bio datakoe :
    Nama : Ferry Irwanto
    Alamat : JAlan Pemuda Laut n0. 10 Pangkalan sesai Dumai barat kodya Dumai
    Hp 085271088977
    home telp (0765)34974

    status jomblo
    penginnya seh sama yang punya website ini ( yaa rialah gitcu)
    OK ria kirimkan email mu ke [email protected] salam manis tuk mu………………………………………………………..ohhh ria oooh durri meberiku semangat lagi dan jangan lupa balas coomenntarnya

    • Hi Ferry…thanks udah mampir kesini ya…
      Saya bukan Asli Duri kok, hanyanumpang cari duit disini..hehehehe…
      kalau main2 keDuri jangan lupa mampir ya…

  62. Waaaaaaaahhhhhhhhhh.., jadi tambah kangen…
    udah tambah bagus ya Duri skrg.
    dulu pada masaku jalannya masih satu jalur, trus klu pulang sekolah dari SMA Piji kdg2 jalan kaki ampe pasar, sekitar jln Sudirman.
    Ternyata yg dulu Caltex skrg udah berubah jadi Chevron ya…
    PT Bormindo msh ada ga ya..?
    soalnya bokap aku dulu kerjanya di PT itu.
    ditunggu ya mbak ria.. info selanjutnya..

  63. Kangeeeeeeeennnnn… bgt..
    Apalagi liat foto2 ttg Duri yg mb ria ambil.
    Klu dulu sich jalannya msh 1 jalur.
    Spanjang jln kenangan yaitu dari pokok jengkol (Sma piji) ampe rumah ngelewati jln sudirman.
    kdg2 pulang skolah jln kaki.
    Mb ria kenal ama alumni SMA piji angkatan 93-96 ga..?
    aku khilangan komunikasi ama temen2 SMAku. sejak aku lulus SMA thn 96.
    Tolong ya.. mb.
    kali aja temennya mb ria skantor ada yg alumni SMA Piji tuh.
    kenalin ya.

  64. dari salah satu foto diatas pasti aku pernah ngelewatinya waktu perjalanan darat mudik lebaran kemarin.

    bener gak ya ri?

    • kan kita ngelewatinya barengan boss. wekekeke…. sayangnya waktu nyampe Duri waktu itu kan malem, dan ga ada foto dokumentasinya deh…

    • Pastinya mas dudi sama mas aris pernah lewat…wong dari medan pasti lewat duri kok….lain kali kalau lewat sini mampir2 ya…

  65. Keliatannya jalanan sepi ya mbak?

    Awannya keren ^^

  66. sepertinya kok aku pernah melewati jalan2 di foto itu yah….

  67. Duri…??
    Ehm ingatanku kembali dua tahun yang lalu, memang kalau membaca uraian kamu sangat kontras sekali dengan kondisi dan keadaan sekarang.. Dua tahun sudah perubahan itu terjadi, dan semoga mimpi Duri menjadi nyata. Menengok dua thn lalu, kayaknya sulit untuk mewujudkan kota Duri sebagai kota yg layak “huni”. Jalanan dimana-mana sangat luar biasa buruknya. Apalagi di sepanjang jalan Hang Tuah (dr arah PKU smp arah Dumai), sudah bisa dibilang tidak layak untuk di lewati…!! Karena aku dulu sering bolak balik PKU-Dumai, dan sering singgah makan siang di RM (lupa namanya…) dan (deket stadion) Pokok Jengkol. Persis di depan RM itu jalan2 sudah “mengganga” tidak karuan… Kenangan dan memory itu baru saja aku tulis di catatan FB ku. Dan semoga Duri bisa berubah dan mewujudkan mimpi-mimpinya…

  68. Thanks ! pelepas kangen akan Duri ku, sebenarnya malu jg aku yang lahir dan besar di Duri belum sempat nulis tentang Duri … eh si Mbak udah nulis duluan.

    Kalo boleh nyaran, ambil potongan map dari wikimapia deh mbak,biar yang bukan orang Duri dapat gambaran tentang Duri. Atau kalau ada yang mau ke Duri bisa tahu mau kemana

    (kenapa gak sekalian aja kerja di biro wisata ..halah..)

    Sekali lagi makasih Mbak yah ..mengobati kerinduan akan Duri tercinta ๐Ÿ™‚

    Double Thumb Up dah !!!

  69. Lupa mau nambahin lagi, gak bisa nahan untuk gak mbenarin. Nama-nama kontraktor nya Chevron kayanya banyak yg typo tuh, perlu dibenarin nulisnya

    (dihapus aja komen saya ini mbak yah ) ๐Ÿ˜›

  70. ferry Irwanto

    Aku Ferry lahir di Duri. tapi baru sekarang saya lihat pembangunan di kota kelahiran ku hati ku emosi ada ikatan batin di mana arai – ari ku di kubur 32 tahun lalu .hiiiiik nangis bahagia karena aku senang kotaku berkembang bak bunga mekar. kota yang penuh kenangan cinta waktu aku masih SMP di Duri . SMP 2 . Sisi hatiku yang bernama Welly Regina . tak tahu entah dimana dia . yaah 16 tahun sudah kutinggalkan kota ku sejak pindah kekota disebelah utara duri (Dumai) tapi Duri tetap kotaku Hiiiiik Kota cinta pertamaku bersemi dan itu indah sekali walau itu tlah lama berlalu………………

  71. ferry Irwanto

    Kepada teman – teman alumni smp 2 sebanga tahun 1992 ( angkatan 1989) Kalau mo kenalan nih data saya saya rindu berat ma teman smpku

    Nama : Ferry Irwanto
    Alamat Jalan Pemuda Laut No. 10 Pangkalan Sesai Dumai
    No HP :085271088977
    Telp Rumah : (0765 34974)

    Ingat buku raport kita smp kepseknya pak Kholil MS
    ada pak hasan basri , pak nasir gurur bahasa Indonesia

  72. To: ferry
    Fer, saya juga alumni SMPN 2 Sebanga tahun 1989. Engkau dulu duduk di kelas apa, a,b, c, d ato e? Dulu si Egi (welly regina), pernah sama2 naik bus caltex (ji-o) kalo brkt kuliah dari duri ke pekanbaru. ia kuliah di akademi keperawatan. skrng mungkin balek ke duri..
    (maap untuk ria, comment -nya jadi ajang reunian)..

  73. ferry Irwanto

    Bobo Saya Dulu kelas 1 e . Si Egi tinggal di jalan belokan oplet yang ada lambang muhammadiyah(arah STM Muhamadiyah) trus belok kanan nah dia tinggal di belokan kekanan (pas dibelokan tresebut . Walau bagaimana pun saya masih mencintainya. Yaah dia biasa dipanggil EGI . orangnya putih .tinggi sedang. bokapnya dulu karyawan Chevron (caltex dulu ) . tapi aku kunjungi kota ini april bulan kemarin tapi si Egi Udah pindah. Kalau boleh tau Bisa nga kamu berikan alamatnya tuk ku bo. aku kangen ama dia makasih bo atas persahabatan ini . walau waktu berlalu tapi sobat smp 2 ku tetap akan akau cintai……….. salam tuk semua sobat smp (1989-1992). I miss you so much

  74. ferry Irwanto

    Egh soryy b0 saya sebenarnya kelas 1 b Tapi diganti jadi kelas 2.2 waktu kelas 2 . Daftar teman yang saya ingat gang Komplek sago ( Hikmar, Elwin Tinambunan, Edi Warman ( anak guru biologi),Jones Sudirwam, ) yang diluar complek . Ade saputra, Gusti Fitriani, etc

  75. ferry Irwanto

    Hai Ria . kamu kok jarang balas komentar di situs ini . apa kamu lagi sakit. kala benar saya mo minta maaf . tapi saya berharap kamu tampil lagi di kolom ini > ok Ria peace upon you. God bless you……..

  76. ferry Irwanto

    Halo bang Yon. Saya Ferry . Kayaknya asal sekolah kita ada kesamaan dech .
    saya masuk sekolah SDN 005 tahun 1983-1989. dan masuk SMP2 sebanga Duri
    tahun 1989-1992 . Jadi pas saya masuk SMP bang Yon idah ciao dari SMP
    tersebut. Mungkin pas SD kali ya abang kakak kelas saya. Oya Bang Yon .
    Kota Duri memang mulai berkembang dari segala segi yahaa saya bersyuku banget . Oya bang nih data diriku Nama : Ferry Irwanto
    Alamat : JAlan Pemuda Laut n0. 10 Pangkalan sesai Dumai barat kodya Dumai
    Hp 085271088977
    home telp (0765)34974

  77. David Nicholson

    Hi mba ria,

    Saya alumni SD 006, SMP 2, SMA 1 (Sebanga Duri). Thanks ya buat “story of duri” nya….
    Sangat bagus, berkesan, dan amazing bgt. Gbu.

  78. Oni Asharri Rasyad

    wakaka..

    ada anak SMP2 Sebanga ruponyo….

    Ambo juo anak SMP 2 angkatan 90-93, kelas 3-1

  79. ferry Irwanto

    hallo ony kalao gitu kamu tuh adik kelas gw. Oni lagi ngapain, kerja ? udah menikah ? udah ada anak ?

  80. ferry Irwanto

    kepada teman smp 2 sebanga . tolong kita contak lagio dan serita panjang masa remaja kita , masa itu adalah masa yg paling indah bukan , jangan lewatkan keindahan itui tanpa pernah mengenangnya bro
    dan hidup perlu kenangang tanpa itu kita kehilangan jejak masa lalu. seperti orang linglung, jadi pleasee ……(agak memelas) …. kita ngumpul lagi tp bkn ngumpul kebo hehehehe.

  81. ferry Irwanto

    to David Saya udah baca E-mail lu. thanks ya David saya suka persahabatan ini. Vid Hidup ini ibarat Goliath dan kamu Davidnya yang bisa ngalahin keras dan kejamnya dunia…..hehehe. peace upon you david

  82. ferry Irwanto

    Hallo Ria kapan lu muncul

  83. salam kenal ya….
    akhirnya nemu juga foto kota duri ini…
    Aku copy ke site aku ya blog nya boleh kan???? heheheheh makasih

  84. bagbagus ya ceritanya..
    aku pengen banget keduri.., soalnya aku lagi pdkt ama seorang cewek..
    anak duri gitu..

  85. Makasih atas infonya, Mbak. Jadi pengen ke sana nih. Tapi panas ya?

  86. hey kak ria
    salam kenal yach
    aq skolah dari tk ampe sma diduri loh.
    ka2k angkatan thn brapa dsmu 1?klo aq skolah dsmu1jg .skarang aq lg kul.dari crita kak,aq kangen bgt masa2 sma dulu.asyik kak.gurunya nyenegin bgt.

  87. ” DURI ” Kapan ya Aku dimutasi kesana…??

  88. Mbak Tolong Donk difoto Jalan Aman…saya lahir dan ampe besar d’sna..

  89. sayank..hu..hu..hu…SD ama SMP ku udah digusur..SD 007 kerinci sama SMP Bekasap tinggal kenangan…D1an aku jg Alumni Smu 1…

  90. wah duri kota minyak, pasti panas sekali disana, berdebu dan kelihatannya jarang hujan.. sukses buat ria disana dan tetap semangat.

  91. hebat..hebat mbak ria, krn karyamu membuat nilai jual kota duri akan naik. Terutama kami dri Marketing Mall Mandau Town Square (MATOS)….he3.Thks…sukses selalu

  92. baru 3 miNggu di duri..
    PanaSSSSS……!!!!!
    bukane ada bioskop di camp?? (dikasih tau ma yang udah tinggal disini, tapi dah ditutup..xixixixix)

    • Duri ga seperti dulu lagi,kalo Pkbaru punya MP nah Duri punya MATOS yg mana orang2 ga perlu lagi menghamburkan uangnya ke Pkbaru.. ๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

  93. bioskop(movie) dah close buat nonton tapi tetap dipake buat acara2 resmi chevron

  94. wah kota duri…
    dulu aku pernah ntuh tggal di sna. but, kota na ntuh panas kali.
    g’ tahan kaii, berkali2 pun… heheh ๐Ÿ™‚

    tapi bnyak kali kenangan2 yg dah terjadi, yg g’ bsa gw lupakan

    salam manis buat anakยฒ kota duri,kusus nya anakยฒ kayangan,gg.danau,alumni angkatan ke -2 smp n 08 duri…

    i miss u pland..

  95. landus hasiolan silitonga

    duri.klo ingat dulu dengan skrg kota duri memang ada perbandingan tapi sedikit tdk mencolok drastis bahwasanya pembangunan di duri harus pesat krna penghasilan dari crude oil nya sangat banyak.kapan ya kota duru jadi kabupaten.q lahir dan besar di duri,dari dinamit caltex meledak dan dampak yg dirassakan berhubung dekat dengan lokasi.mudah2 pembanguna duri cepat agar human resourcesnya bertambah meningkat,tidak tertinggal dalam bidang hi-tech.

    regards,

    landus

    • Horas Lae…aku jadi teringat kejadian dinamid meledak dulu…aku ingin pulang kampung jadinya….apa lagi melihat foto yang di sediakan mbak ria thanks…ya mbak ria…smoga kota duri menjadi lebih cepat lagi mengejar pembangunannya…..

      • aduh Broooo….kalo di inget tuh dinamit meledak satu gudang kalo ga salah th 1990 bertepatan saat presiden Soeharto mau meresmikan DSF,ngeri bnget.aku kira rudal squad Iraq sudah nyampe Duri.. ๐Ÿ˜ฅ

  96. hkshkshks……………T_T
    jadi kangen duri ni ama temen Q yg skrg klas 3 ipa 3 disma 2/PJ(pokok jengkol)………..
    naik klas 3 Q pindah ke pontianak untuk sekolah tinggal ama saudara ibu Q……………..
    keluarga Q masih Diduri……..
    disini ama om………..
    untung aja lebaran bisa pulang tanggal 13 september Q berngkat dari sini keduri………….
    maklum anak duri asli lahir dan bsar di duri…….
    mba’ kapan2 maen kerumah Q yha jln jend. sudirman no 293/33 dekat bank mandiri………..
    depan jalan cengkeh………..
    lebaran maen kerumah Q yha mba’………..

  97. ooOO ne buat aQ kangen ja ma kota klahiran
    knangan yg ga bakal terlupakan
    tapi bisa ga mbak kalo fhoto nya di lengkapin lagi… ya mulai dari simpang 125 ampe sebanga
    coz dah kangen banget mbak aQ ma kota duri…
    sekarang aQ dah jau di kota palembang.. jarang pulang.. bisa kkemungkinan ga akan pulang lagi,,
    sekali lagi fhotonya yang banyak ya mbak ama mua aktivitaz nanak duri…. yang seru dech mbak
    makasi……..

  98. ass,buk…ika slh 1 mahasiswi buk diamik,tp skrg ika dh pindah kul di jambi…
    ka kngen bngt ma duri buk…terutama ma kamps amik,klo bs tampil kan jg lho buk kmpus amik yaaa ma fto2 dosen na…..
    thanks bgt ya buk

  99. Wawawawawaw…. Hidup kota duri…
    Aq juga anak duri neh,,dari orok sampe dah segede gini.,aku hidup di kota duri.
    Hehe…
    Eh,iya mbak,fhoto2 nya dibanyakin lagi donk mbak…

  100. Ria : iya nanti dikasih duri part 3 deh :d
Reply
  • inilah ciri khas daripada daerah yang memiliki kekayaan alam yang berlimpah.Kota dan segala fasilitas untuk masyarakat setempat buruk sedangkan perusahaan tambang memiliki segala fasilitas. Ini terjadi dimana saja.
    Betapa tidak adilnya pemerintah indonesia

  • Ria : mmmm…jangan pemerintah indonesia pak…tapi pemerintah daerah juga ikut andil lebih besar…heheheheh
  • Reply
  • SALAM TUK RAYMON TALMERA,ALPIN ,SYUKRI DAN EL DARTO DI DESA HARAPAN,,
    AG UDAH BELASAN TAHUN TINGGALIN DURI,,SEKARANAG DI BATAM
    DURI TETAP OKE DEH.

    Ria : Tetap oke pak dan tetap Panas ๐Ÿ˜€

  • wah… cepat kali maju nya kota duri…

  • Hai salam kenal yach…aq lahir n besar diduri tepatnya disimpang padang Gg.Horas,aq sekarang tinggal dijakarta..aq dulu SMU sempat di SMU Piji tapi sampe kelas 2 doank..

  • aku dulu punya temen akrab di duri belaunya mengajar bhs inggris di smp yang deket pokok jengkol. sekarang aku kembali di jogja.aku pingin banget bisa ketemu lagi entah lewat ap aku bisa menghubunginya,.bagi temen temen yg tahu sy mhn bantuannya.trims

  • hei diajeng Ria tolong donk aku dikasih info tentang smp yng deket pokok jengkol itu smp ap en alamatny pos atau surat ada gak yo.maturnuwun

  • Hai Mbak Ria… thank bgt…tlah membuat aq bahagia bis melihat kota kelahiran ku…walau hanya dalam foto…pls klo ada vidonya di bikin juga ya mbak…

  • bu ria yang baik, soal UAS (PTI) susah gak?
    berikan nilai aman bagi saya bu ya, hehehe, gak sempat belajar karna kerja Di Subkon. jika ada lowongan di Tf kasi tau bu ya.

  • di Duri sekarang sudah ada Mandau Town Square, Ramayana, dan hotel grand Zuri. Itu juga karena indikasi jumlah dan kebutuhan penduduk disini. Di Riau, daerah-daerah pedalaman seperti halnya Perawang, Pangkalan Kerici, Duri, Rengat, sampai juga Dumai sudah puya pusat perbelanjaan sendiri.

    Karena pesatnya perkembangan Duri ini, sehingga mengharuskan pemerintah daerah untuk memacu pembangunan termasuk jalan raya. Jalan raya di Duri ini sebenarnya termasuk jalan lintas Timur kan yang menghubungkan Medan-Dumai- Pekanbaru? jalan lintas timur merupakan jalan nasional, termasuk jalan Hang Tuah itu, jadi, kalau misalnya pemkab Bengkalis udah turun tangan langsung melebarkan sisa-sisa warisan orde baru itu, itu udah termasuk langkah yang sangat berani itu. Kabupaten mesti turun tangan memperbaiki jalan negara ketimbang harus menunggu pusat dulu. ini juga terkadang di lintas timur perbatasan Riau dengan Jambi. Dan juga di Pekanbaru, mesti pemko pula yang harus turun tangan menangani jalan negara, pusatnya kapan bertindak?? gak tahu malu ya??

    Perluasan jalan itu bukan perkara mudah kak,seperti di Pekanbaru setidaknya ada 4 jalan raya besar yang diperluas,yang selesai jalan Hr Subrantas, planning selanjutnya jalan Riau, jalan Hang Tuah dan sekarang jalan Soekarno Hatta, ganti rugi termasuk perkara didalamnya. Mesti mendata, dan dananya dianggarkan setiap tahunnya, jadi gak bisa langsung jadi dalam setahun. Soekarno Hatta Pekanbaru itu dianggarkan selama 3 tahun semenjak 2007 lalu dan target selesai di 2010. Sementara APBD Bengkalis yang 1-2 triiun itu hanya cukup untuk mengurusi satu wilayah kabupaten yang sangat luas ini (gaji PNS, infrastruktur, pedesaan dan pendidikan)

    Kecamatan berpenghasilan sangat besar di Indonesia?? Saya rasa kurang tepat ya, daerah-daerah penghasil migas terbesar itu adanya di Kalimantan Timur. Ingat kota-kota seperti Tarakan, Balikpapan dan lain-lain disana. Dan DBH migas itu tidak sepenuhnya kembali utuh ke daerah seperti yang saya utarakan sebelumnya, pusat masih menjadi yang dominan dalam hal ini. Jadi jangan terlalu bangga menyandang status kota minyak.

    Bukan Bengkalis yang sebagai penentu ditolaknya mandau jadi kabupaten, melainkan DPR dan pusat yang menolak.
    Saya sendiri termasuk yg gak setuju kalau Mandau dijadikan kabupaten. Alasan nya ya kalau pemekaran itu nantinya akan menyakiti kabupaten induk itu tidak dibenarkan. Gamawan Fauzi selaku mendagri sendiri yang bilang. Lagipula, yang mendukung cuma 2 kecamatan. Terus mau diadakan jadi 3 hasil rekayasa si simamora , itu tindakan kiriminal namanya.
    Duri terlalu jauh dari Bengkalis? Jangan salah! Di DURI sudah ada tempat untuk pengurusan surat2 resmi. Kepolisian di sana udah sampe tahap MAPOLRES. Untuk level kecamatan DURI sudah punya RUMAH SAKIT UMUM DAERAH! Jadi kalau mau urusan apa2 dan surat2 gak perlu jauh2 ke Bengkalis.
    untuk pelayanan publik kabupaten bengkalis cukup lengkap di sana. Di Bengkalis lebih ke pusat pemerintahan aja.

    Riau udah biasa kok kayak gitu, di Kabupaten Siak, penghasil ekonomi adalah MINAS & KANDIS (CPI), dan PERAWANG (IKPP). Tapi Ibukota pemerintahan tetap di Siak Sri Indrapura. Di Perawang jalan dalam kotanya lebar-lebar, pake lampu merah tiap persimpangannya. Ada Ramayana malah di sana.

    Di Kabupaten Rokan Hulu, pusat perekonomiannya di Ujungbatu, tapi ibukota pemerintahannya tetap di Pasirpengaraian.

    Menurut saya kalo alasan kembalinya sedikit terus bikin kabupaten baru, terlebih cuma 2 kecamatan…ini kesannya ngambek, rakus, pengin kaya sendiri dll. Kalo semuanya berpikr begitu nanti semua kecamatan minta dijadikan kabupaten dan kabupaten bisa minta dijadiin propinsi…..repot repot repot. Pemekaran bukan solusi yg bijak, tapi benahi birokrasi di pusat dan daerah itulah yg bijak.

    Lagipula sekarang sudah pemekaran daerah sudah dihentikan oleh presiden :).

  • Adi Arief Wicaksono

    Gile cing, bloknye keren abis brur… ajarin aku toh yo mba ria cara buatnya.

  • ternyata kota Doery tu indah juga y. saya juga orang doery tapi udah lama tinggal di sumut. moga kota doery makin jaya ajahhh….cayo!!!!

  • neng Ria, tulis yang banyak lagi ya tentang kota doery. maklumlah Q kangen juga mau pulkam. buat marga nasution yang ada di kota doery tetap semangat yahhh…….

  • melihat foto kompleks saya jadi makin miris. kesenjangannya terlihat benar-benar nyata..

  • Aku boleh dibilang baru tinggal di kota ini, belum cukup dua tahun. Sudah lama dengar tentang kota Duri dari saudara2ku yang boleh dibilang telah berurat berakar di kota super kecil ini. Katanya, jangankan tiga puluh tahun yang lalu, sepuluh atau lima belas tahun yang lalu saja kota ini nyaris gak bisa dibedakan dengan perkampungan biasa. Yang ada hanya jalan tanah lurus dengan rumah-rumah kayu dan semak-belukar hampir di sepanjang jalan (yang sekarang menjelma jadi jalan Jend. Sudirman).
    Keadaan jadi jauh berbeda sejak Chevron mulai membuka ladang minyak besar-besaran di kota ini sejak tahun 90an. Pembangunan berjalan dengan sangat pesat.
    Byk orang kaya baru (mayorits perantau Minang), yang kaya ‘mendadak’ karena merantau dan berusaha di daerah ini.
    Daya beli masyarakatnya memang cukup kuat, apalagi jika harga sawit dan karet sedang tinggi. Sayang orang-orang Chevron malas belanja ke kota ini padahal kompleksnya cuma dipisahin pagar sama hutan lindung yang gak seberapa, mereka katanya lebih suka ke Pakan Baru atau Singapura yang jelas bukan saingan kota ini.
    Lagian fasilitas mereka sudah cukup lengkap di dalam sana, bahkan mungkin lebih mewah. Gak heran mereka yang tinggal di dalam sangat jarang atau bahkan gak pernah jalan2 ke kota ini.
    Seperti si Jeremy Thomas yang ngaku-ngaku putra Riau, karena lahir dan dibesrkan di Rumbai… padahal dia kecil dan besarnya di dalam kompleks yang serba lengkap itu… mana dia tahu realitas di luar kompleksnya itu, pake nyaleg lagi hahaha…
    Tapi lumayanlah, kota kecil ini adalah salah satu kota kecamatan dengan pusat perbelanjaan yang cukup lengkap (Ramayana, udah hebat banget untuk ukuran sini, Mandau Town Square yang udah sejak 5 tahun lalu sampai sekarang belum juga buka), pernah aku tinggal di satu kota Kabupaten di prov Bengkulu, yang sampai sekarang belum ada pusat perbelanjaannya yang sekelas Ramayana apalagi Matos (tapi pantainya indah banget dah).
    Kompleks Chevron konon lebih baik, indah, dan rapi, dibanding dengan Duri yang rada semrawut. Angkotnya penuh gaya dan norak, berjalan seenaknya, brenti seenaknya. Lalu lintas pun terutama kendaraan roda dua) cenderung brengsek (gak beda sama angkot atau lalin kota besar lain!). Udh jelas ngelawan arus pake nyengir lagi…:)
    Suku Sakai memang suku asli Duri, tapi kayaknya mereka tidak tersertakan dalam pembangunan daerah ini. Mereka terpinggirkan dan menghuni kawasan yang jauh dari keramaian. Kalau dikatakan primitif nggak juga… sementara suku Melayunya relatif lebih maju.
    Untuk kota Duri jalannya memang mulus, perumahan penduduk cukup rapi… penghuninya kebanyakan suku Minang yang jadi pedagang, cukup makmur… Daerah pinggiran (luar kota Duri), dihuni suku Jawa Medan, Batak, Melayu, dll. Mereka kebanyakan berladang sawit dan getah karet/terutama daerah Rokan), gak jarang ada yang punya puluhan hektar, punya rumah bagus, bahkan mobil mentereng sekelas Toyota Fortuner, padahal mereka tinggal jauh dari ‘pusat peradaban’ hehe… aku tahu karena tiap hari aku memang ‘dinas’ ke daerah-daerah terpencil sejarak antara 30 sampai 60 kiloan ke dalam.
    Sayangnya akses jalan ke sana sangat buruk, meski pun jalannya kebanyakan lurus-lurus aja, kalau musim kemarau itu jalan tanah lebih keras dari aspal, tapi begitu musim hujan… sangat licin dan becek, lubangnya pun lebih gawat dari kubangan kebo. Gak jarang mobil yang kami tumpangi terperosok/terpuruk. Sehingga untuk menempuh jarak beberapa puluh kilo saja memakan waktu sampai berjam-jam.
    Bahasa yang dominan dipakai sehari-hari di Duri adalah bahasa Minang, karena mayoritas penduduk kota memang orang situ (yang kebanyakan pedagang).
    Secara umum fasilitas kota ini cukup lengkap, meski kecil tapi rame, hiburan yang memang agak kurang, bioskop nggak ada, yang ada misbar bernama Al Hamra di belakang Pasar Mandau yang sekarang udah gak kepake lagi, jadi parkiran gerobak para penjual makanan.
    Kayaknya Duri bukan kota santai deh… semuanya sibuk dengan kerjaan masing2, yang dagang tiap hari berdagang, yang pegawai (org Duri nyebutnya orang PT) kerja melulu, salut juga dengan irama hidup seperti ini… jauh berbeda dengan kota kecil tempat aku pernah tinggal bbrp th di sana dulu di prov Bengkulu, yang orang-orangnya (terutama penduduk aslinya), nyantee banget… betah mereka nongkrong berjam-jam di depan rumah sambil maen kartu atau bantingin batu domino… malah kuat sampe pagi… atau kluyuran rame-rame pake motor di sore hari… pergi ke pantai nya yang -memang- indah banget dah!
    Sory neh komen nya kepanjangan… abis gw penasaran, ada juga ya orang yang menceritakan kota yang kecil bernama Duri ini.. hehe..
    Yah… semoga daerah ini terus maju… walau gimana pun Duri juga bagian dari Indonesia kita yang tercinta ini.. Salam!

  • [email protected] ini salah satu Mailing List Alumni SMA Negeri 1 Duri yang pernah ada & masih tetap eksis hingga saat ini.

    Saat ditubuhkan (berdiri) hingga setidaknya tahun 1983 sekolah ini bernama SMA Negeri 428 Duri. Sekolah ini merupakan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) pertama di kota Duri yang dibangun didalam kawasan industri, perkantoran & pemukiman (Camp & Industrial Area) PT. Caltex Pacific Indonesia dan masih mendapat subsidi (bantuan)dari perusahan minyak & gas tersebut saat itu seperti program Corporate Social Responsibility kalau dulu lebih dikenal dengan istilah proram Community Development perusahaan itu. Seiring perkembangan daerah didirikanlah Sekolah Filial SMA 428 Duri juga atas sumbangsih PT. Caltex Pacific Indonesia di bilangan Pokok Jengkol atau lebih populer disebut SMA PJ,PJ adalah singkatan dari Pokok Jengkol yang terinspirasi dari maraknya (trend) celana blue jean muda-mudi Duri saat itu dari brand (trade mark) Peter & Jean sekitar tahun 1985. Mungkin masyarakat indigenous Duri punya versi tersendiri tentang hal ini. Tahun 1986 Kelas Jauh (Filial) SMA 428 ini masih bertahan, kelas 1-1 hingga 1-5 ada di Sekolah Induk di SMA 428 Sebanga dan Kelas Jauh 1-6 hingga 1-9 di SMA PJ di bilangan Pokok Jengkol. Akhirnya kelas filial ini mandiri menjadi SMA Negeri 2 Duri hingga kini. Jadi pada dasarnya kedua sekolah ini adalah Sister School (saudara kembar) dan para alumninya adalah bersaudara (SMA 428 Brothers).

    Sayang komunitas situs diatas mayoritas disinggahi oleh para Alumni tahun 1986 atau Angkatan 1983 yang merupakan Alumni Terakhir Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam & Ilmu Pengetahuan Sosial di sekolah tersebut.

    Bagi para Alumni sekolah ini sila (monggo) lirik siapa tahu tertarik, semoga para junior, colleague atau senior mereka dapat saling berbagi data dan informasi tentang apa saja terutama tentang sekolah mereka dan kota Duri tentunya.

    Bagi pembaca yang memiliki data & informasi tentang Duri dan kedua sekolah ini, sila dikoreksi untuk memperkaya khasanah informasi calon pembaca potensial yang tertarik dan atau terkesan dengan kota Duri.

    Apresiasi yang tinggi perlu kita persembahkan untuk Diajeng Ria atas usaha telah membuat blog ini. Saya belum melihat anak jati Duri telah melakukan hal yang sama.

    Selamat Bergabung

    Tabik Tuan & Puan
    [email protected]

  • Tolong tampil kan gambaran rumah ku yang berlokasi di kl 16 ulim jalan lintas duri dumai .RUMAH MAKAN MINANG SAIYO

  • DENGAN RUMAH CEWEKKU /KEKASIH KU YANG BERLOKASI DI kL 4 DI DEPAN DIALER TOYOTA .RUMAH ITU TEMPAT MEMBUAT GROBAK MOBIL PUSO .

  • hii ria…
    blogx keren ya……..
    kl liat profil kotax mirip ma daerah dkt kota aq jg lho (sama2 kota tambang)
    coba aja tiap daerah di indonesia ada blogx..kan aq bs lbh knl ma budaya indonesia semuax…..
    btw ria orang duri jg yaa……(lam knl yaa)

  • itu namanya gate 3 bukan gate 2 yang dari arah mawar

  • Tolong dong minta informasi plus fotonya usaha besi tua milik nasution yg ada di duri ….. kyakny bulan 5 aq k sana lg ya siapa aja yang punya informasi soalx persiapan nich………

  • pandu Duri In Jogja

    duri is the best
    especially to cendana senior high scholl 09
    jd kangen DURI
    sabar y DURI,bulan juni aq pulang kok

  • ntr lagi tinggal nunggu proyek pembangunan taman kota, mall,trs jalan layang, kreta api bawah tanah, lapangan terbang, apalagi yach????
    ( Khayalan tingkat tinggi ๐Ÿ˜€ )
    Pokoke Cayooooo buat Kota DOERI METROPOLIS…!!!!

  • DURI IS THE BEST

  • Dear Ria,

    tulisanmu mengenai duri sangat bagus, mengingatkanku akan kota dimana aku bersekolah dan menghabiskna hari bermain bersama teman2ku, semua foto dipasang disini aku tau semua daerahnya, dari jaman duri belum di aspal, blum ada lampu jalan, masih sering balapan di kangen.

    sekarang duri sudah banyak perubahan disana – sini, salut buat duri.

    seiring dengan banyaknya perubahan diduri, berubah juga sistem bisnin di PT. CPI, dulu di waktu kecil saya hanya tau kontraktor CPI spt, Tripatra, Halliburton, Schlumber, BJ service, GSA. sekarang sudah banyak kontraktor2 yang bekerja untuk CPI. Sebut saja ada TF, Multistructure,BRE,Adhi karya, Truba Jaya,Kali Raya Sari, Rifansi Dwi Putra,Encona,Supraco,Timas Supplindo,Wahana Karsa Swandiri,Imeco,masih banyak yang lainnya, kalo disebutin dari perusahaan skala kecil sampai yang besar mungkin ada ratusan kontraktor yang bekerja di CPI.

    Tetapi ada satu fakta yang tidak bisa di bohongi lagi, bahwa cara mengrekrut karyawan yang bekerja di salah satu perusahaan kontraktor tadi tidaklah adil atau fair, dalam arti kata kalau punya DEKINGAN ORANG DALAM maka gampanglah dapat pekerjaan. Saya dan beberapa teman yang kami besar diduri tidak mendapatkan pekerjaan diduri di salah satu perusahaan kontraktor yang ada di duri, karena kami tidak punya DEKINGAN tadi. bukan berarti kami tidak sarjana, bukan berarti kami tidak punya pengalaman,bukan kami tidak punya sertifikasi, bukan kami tidak punya pengalaman di bisang oil & gas, Tetapi kami TIDAK PUNYA ORANG DALAM. terpaksa kami harus merantau ke tempat lain berpisah dengan keluarga.

    Saya sudah pernah di interview beberapa perusahaan kontraktor yang ada di duri, saya mendapatka info dari teman yang juga bekerja di perusahaan yang akan meng-interview saya. tetapi saya gagal dengan cara yang tidak fair/adil.

    salah satunya saya sudah di interview bahkan ada yang sampai level manager, dan top management, tetapi saya gagal, berdasarkan info dari teman saya yang bekerja di sana, ada titipan orang dalam yang akan mengisi posisi yang saya lamar.

    contoh kedua saya di interview, mereka melakukan test terhadap saya, mereka minta standar karywan yang cukup tinggi, oleh sebab itu saya minta gaji tinggi, sekali lagi saya terganjal oleh orang yang punya dekingan dengan standar gaji yang sama dengan yang saya minta, katanya mereka nyari orang yang sudah punya 5 tahun pengalaman kerja di Oil & gas, tapi yang di terima anak 2 tahun pengalaman di oil & gas, tanpa ada sertifikat. lucuuuuuu

    Ria kerja di TF, hmmm minta minfo doang lowongan kerja di sana khususnya di bagian SAFETY yah. enak juga jika kerja di dekat keluarga.

  • aku pingin cari teman yg katanya sih tinggal di mess karyawan di jalan hangtua….bisa bantu nggak?

  • wahh.. bagus juga informasinya tentang kota duri… aku yang di lahirkan di duri 32 tahun yang lalu jadi kangen ne pulang ke duri.. terakhir aku keduri tahun 2007.. pasti lah perkembangannya sangat pesat saat ini ya… gimana dengan fasilitas pendidikan, kesehatan dan lainnya di kota duri?

  • ria..letaknya dmn?pliz email me
    tq

  • kota banyak kenangan,.,20 thn tinggal di duri,.,.kota tpt ku kecil,.,.sedih kalo ingat

  • kotaku yang indah wuuiiihhhhhh

  • ada yang ketinggalan dari jalan mawar
    yak itu kolding langkat ,, yang ada di simpang rangau >:/

  • pengen bs ksna…. insya alloh bisa ksna… jd penasaran…
    kota tempat kelahiran my life partner….

  • aq orang duri jg,,,,,,, bisa gak cr kn q kerjaan d duri???????????????

  • ya ni bner an, pas ak msh dduri mo msuk komplek CPI nya gak dbleh in ma yg jaga.
    knpa ya bkin ksnjangan gitu,..
    oh ya, mo taw tentang SEBANGA donk. khn ak rmhnya ny dket stu dlu,…:d

  • Hi Ria,

    Salam kenal. Aku Danny Kosasih. Dulu aku tinggal di complex Caltex (CPI sekarang Chevron) tahun 1987-1990, di Merapi nomor 77 kalo gak salah ingat. Pas didepannya Movie dan sampingnya Baseball court….n dulu sekolah di SD Cendana Duri kelas 4 (1987) sampai kelas 6 (1990) terus SMP Cendana Duri hanya sampai kelas 1 (1990) sebelum pindah ke Jakarta.

    Aku senang sekali melihat blog mu ini lengkap dengan foto-fotonya. Sangat merindukan Duri dimana tempatnya menyenangkan. Walaupun jauh dari Pusat-Pusat Perbelanjaan, namun semua lengkap ada Commissary, Swimming Pool, Tennis Court, Movie, Baseball, Soccer Field. dlll….wah senang sekali….yang pasti dulu tahun 1980 akhir, jalan mobil dibuat dari minyak bumi…bayangkan panasnya kalau disiang hari. Sepertinya sekarang sudah di aspal ya…

    Aku sekarang sudah berkeluarga dengan 1 anak. Ingin sekali liburan ke Duri. Dan kalau bisa masuk kedalam komplex CPI, sekadar berkeliling dan bernostalgia.

    Oya kira-kira punya info tidak apakah ada milis atau Facebook Group anak2 lulusan Cendana Duri?

    Salam,
    Danny

  • Assalam…
    Nama saya Adie dari aceh dulu juga pernah ke kota duri pada tahun 2010 , emg duri maju sekali, dan fasilitasnya lengkap gak ada kecamatan yang sehebat duru diindonesia ini. saya berharap sekali bisa kerja diduri, sekarag ini saya masih kuliah simester 4 di jurusan teknik kimia, doain semua ya setelah lulus ini bisa kerja diduri dan bisa jumpa ama duri yang paling the best pokoknya.
    sukses buat semuanya ya….
    wasalam

  • kompleks talang yang angker 8-x

  • Hai………sobat semuanya,saya tamatan tahun 89&90.salam kompak semuanya.

  • wuih…
    Duri itu kota penuh kenangan buat ane
    dan gak mungkin terlupakan
    mantan ane tinggal di kulim km.5, bukan yg km.13 lho
    hehehe
    tmn2 juga msh byk di sana (di karang anyar)
    ane tau bnget tuh pipa2 yg di foto
    pernah juga ngumpul bareng tmn disana
    sambil mkn kolding (gk tau skrg msh ada apa gk koldingnya)
    nama daerahnya “kangen” ya kalo gk salah
    tmpt nya balap liar dulu, :D

    ane sndiri lama tinggal di kandis dan ortu msh d sana
    ane skrg menetap di Medan
    tiap lebaran ane selalu mudik pasti melewati kota duri
    foto sebanga kok gak ada ya..
    salam kenal aja buat Ria…

  • kangen aja ama kota duri,perna berdiam disana 4 tahun,kangen aja ama teman2 disana,tapi udah engak tau apa semua masi disana,habis teman2 disana juga perantau

  • ๐Ÿ˜€ duri top

  • Duri is the best lahhh… ๐Ÿ˜ฎ ๐Ÿ˜† ๐Ÿ™„ ๐Ÿ˜‰ :mrgreen:

  • Ihiii,…
    Moga cepat jadi kabupaten,Kota Duri nya!!!
    :)

  • Mbak Ria saya bukan orang duri tapi awal desember ada acara di RSUD Duri, bisa ngasi info gak hotel yang dekat dengan RS tersebut? juga kalau malam tempat kuliner eneknya dimana ya? Matur nuwun ya mbak

  • kota yg seharusnya sudah menjadi kabupaten.. panas dan sedikit hiburan itulah kota asal kelahiran saya.
    Pemasok minyak bumi terbesar d indonesia… I LOVE and MISS DURI!!!

  • Di kota duri itu gd tmpat/pasar burung gitu ?
    Klw ada,,,dmnsih tmpatny,
    Aq pcinta burung kicau,dan burung hias,,,
    Beritau donk info dmn psr burung,d kota duri,,,
    ..(`’โ€ข.ยธ(` ‘โ€ข. ยธ (*) ยธ.โ€ข’ยด)ยธ.โ€ข’ยด)..
    <3(*)*IT*M*IT*a*IT*k*IT*a*IT*s*IT*i*IT*H*IT*(*)</3
    ..(ยธ. โ€ข'ยด(ยธ.โ€ข'ยด (*) `'โ€ข.ยธ)`'โ€ข.ยธ ).. Yaaa

  • Di kota duri itu gd tmpat/pasar burung gitu ?
    Klw ada,,,dmnsih tmpatny,
    Aq pcinta burung kicau,dan burung hias,,,
    Beritau donk info dmn psr burung,d kota duri,,,
    ..(`’โ€ข.ยธ(` ‘โ€ข. ยธ (*) ยธ.โ€ข’ยด)ยธ.โ€ข’ยด)..
    <3(*)*IT*M*IT*a*IT*k*IT*a*IT*s*IT*i*IT*H*IT*(*)</3
    ..(ยธ. โ€ข'ยด(ยธ.โ€ข'ยด (*) `'โ€ข.ยธ)`'โ€ข.ยธ ).. Yaaa

  • aku lhir n besar d duri, dlu ak sekolah di SD o12 n SMP bekasap yg skrng SMP 1…
    kangen dengan kota kelahiran ku,kngen juga sma ortu..
    udah banyak yang berubah…
    semoga tetap terus berjuang untuk menjadi kabupaten,kami anak duri yang di rantau akn selalu mendoa’ kn supaya duri trcinta bsa jdi kabupaten…
    DURI IS THE BEST

  • Jo Rain Sibuea

    ๐Ÿ˜€ Like it. Duri hanya kota kecil, namun wilayah itu merupakan tanah kelahiran. Kalau ada perusahaan asing, itu adalah buah dari pemimpin kita yang menjalin kontrak dengan pihak luar yang sudah terjalin sejak dahulu. Namun, minyak kita habis, lalu kemana Duri akan mengadu, lalu perumahan-perumahan yang mewah itu mau dikemanakan. Tu ma lo talok awak mbali itu ndak ?? hhahaha
    Salam Kenal.
    Jo Rain Sibuea
    Jalan Jawa Gg Nusa Indah No.64
    SD Yudika 006, SMP N 2 Mandau, SMA N 2 Mandau
    085722419899
    Sekarang bertempat di Bandung.

  • ๐Ÿ˜› kagum bgt deh,, ne jg trmasuk kota kklahiran aku

  • bagus juga nih ceritanya……………btw sekarang masih di duri ga ya……..?

  • Di sepanjang jalan Mawar sekarang tempatnya kuliner

  • saya repost/share balik ya, kak ๐Ÿ˜€

  • 3 taon lalu pernah krj di kontraktor pt.truba project area 12.cm jarang main/keliling duri,maklumlah jarang libur hari minggu,kesan wkt di duri itu “SUPER HOT”

  • 3 taon lalu pernah krj di kontraktor pt.truba project area 12.cm jarang main/keliling duri,maklumlah jarang libur hari minggu,kesan wkt di duri itu “SUPER HOT”.

  • Wah ria hebat,sudah buat postingan tentang duri.Saya saja sudah 20 thn berkecimpung di duri khususnya di chevron dan perusahaan minyak lainnya,yg dulu waktu gadis dan kerja ditawari tanah yg skrng berada di hotel engriani tak mau,krn tak adanya akses jalan kesana melihat tanah,kecuali jalan setapak.

    Sekarang duri memang berkembang jauh dari dulu,krn seluruh omset mayoritas lari ke jawa.Semenjak otonomi daerah agak berkembang apalagi fasilitas bank2 yg lengkap,cuma belum maksimal,krn masih dimakan bengkalis.yg mana tak pantas utk ukuran provinsi diambil mereka.Perkembangan pembangunan gedung2 justru pesat di bengkalis yg menghandalkan hasil dari income duri.

    Masih butuh banyak perjuangan..

  • ria, terima kasih tulisannya.saya pernah tinggal 18 tahun di duri (krakatau dan sibayak).panasnya teteuuuup ya..sampai sekarang masih kangen mau napak tilas lagi kesana!

  • mulai kecil hingga saat ini,aku selalu menami Duri dengan segala perkembangannya.kalo dulu rasanya orang2 pada kenal kita tapi sekarang hampir orang udh ga mengenal kita lagi,krn padatnya penduduk dan ditambah adanya dua pusat perbelanjaan modern bahkan MATOS sptnya mengalahkan mall2 yg ada di Pkbaru.nah bagi yg sdh lama ga pulang ke Duri…ayo buruan,bentar lagi bandara pun akan dibangun nih…hehehe

  • ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜ฏ

  • gw skrg jg d duri….lagi audit cbg bsm sini….bgg mw mkn apa yg enk…soalnya smua asin….pgn bgt gw k kompleks chevron….pgn liat ja sbrp mrka bs d cnth….harusnya kota duri lbh ky dr kota sktrnya ya….

  • pernah juga sampai ke sibayak….kangen dengan suasana duri. salam blogger

  • cukup lama juga saya tiggal di kota duri ini anatara tahun 2000-2003, sebelum akhirnya keluar… tepatnya di belakang masjid Babussalam… banyak kenangan disini.. ada warung makan padang sebelum kantor kecamatan tempat saya makan saat posisi OFF…

  • endang hidayat

    wak lahia diduri,sekolah di TK nur iman, SD 094 balik Alam..lah lamo maninggaan Duri..marantau surang..rumah ortu dijalan kenanga..semua tentang Duri adalah hal yg menyenangkan..lingkungan jln kenanga,flamboyan, kemuning, jln mawar, daerah pipa dekat kangen, asrama tribrata, pasa, jln obor..dulu punya banyak kawan disana…ga lupa komplek chevron…tp satu yg buat saya agak miris tentang Duri..anak2 kecilnya skrg banyak yg nda pandai pakai baso Duri…seperti kehilangan jati diri…apalagi klo dengar penyiar radionya yg alay sok kejakarta2an..pake gua2 segala…apoloko…agak miris wak danganyo… dulu waktu kecil semua suku melayu minang batak pandai pakai baso Duri..saya aja yg dari SMP sampai kerja dijakarta sampai diDuri tetap ajo berusaha pakai baso Duri..karena jati diri itu penting…tiru orang jepang..makin maju mreka tp tetap memakai kimono n samurainya..n bahasanya tetap dilestarikan…jadi untuk para pendatang diduri terutama yg dari pulau jawa mohon agar menghargai budaya yg ada diduri krn budaya itu indah…n untuk warga asli duri lestarikanlah baso duri yg lah biaso wak pakai….

  • Kangeeeeen banget sama Duri.. kangen sama Dempo…. kangen skolahan… ๐Ÿ™ g tau kapan ke sana lagi.. 16 tahun yang rasanya super perfect life… ๐Ÿ˜›

  • Satu hal yang kurang dari duri yaitu kabupaten nya.. apa salahnya mandau di daulat menjadi kabupaten . Toh juga kabupaten bengkalis tetap dapat suntikan dana dari pemerintah. Keadaan ini membuat ketimpangan sosial di kabupaten bengkalis ini .saya adalah anak yang lahir di balik tembok baja para pengelola minyak yang berkulit putih berambut pirang yang datang dari negeri pamann sam. Putra daerah memang selalu di beri pekerjaan oleh mereka. Namun apa pekerjaan nya ?? Tukang babat rumput ?? Pekerjaan2 yang ber title di serahkan kepada sanak family pekerja lama.. lalu apakah putra daerah ni tidak ada yang mampu, tidak ada yang berpendidikan ?? Bengkalis bagaikan lintah besar yang mebempel di punggung mandau yang membuat mandau sulit lambat untuk bergerak maju. Lalu dimana isyu pemekarran ii berhenti ??
    Pemerintah daerah kabupaten bengkalis ?? Ahh mereka para tikus tikus yang telah di sumpal mulutnya dengan gulungan cek untuk belanja anak istri nya .

  • DURI(daerah uang republik indonesia)

  • Reply to madhysta ¬
    Cancel reply


    NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
    <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

    Trackbacks and Pingbacks: