Ikhlas

Picture from here

Menurut Kamus besar Bahasa Indonesia, Ikhlas adalah bersih hati atau tulus hati.

Mmmmm….mengapa tiba-tiba diriku berbicara tentang ikhlas? mungkin dipicu oleh beberapa kejadian belakangan ini, di sini aku tidak berbicara konsep ikhlas secara agama tetapi lebih kepada diri kita sendiri sebagai seorang individu dalam kehidupan sosial. Aku juga menulis ini bukan karena merasa sudah jadi orang ikhlas..tentu saja bukan!…karena ikhlas itu ilmu yang sangat susah dan terus terang aku masih harusΒ  belajar banyak πŸ˜€ hehehe…tetapi, mari kita ambil contoh kasus berikut;

Kasus Pertama

Seminggu yang lalu Aku dan rekan-rekan satu team melakukan kunjungan ke salah satu Panti Asuhan di kota kecil ini, berhubung beberapa dari mereka berulang tahun mereka ingin merayakannya dengan makan siang bareng dengan anak-anak di sana. Persiapan berjalan lancar dan tinggal pelaksanaannya saja, tiba-tiba H-1 datanglah seorang teman menginformasikan bahwa sebaiknya Kami berfikir ulang untuk memberikan sumbangan ke Panti Asuhan tersebut karena disinyalir bahwa pengasuh panti disana memakai uang dan barang-barang sumbangan untuk kepentingan pribadi. Aku tetap bersikukuh melakukan kunjungan kesana selain karena sudah berjanji, Akupun merasa bahwa kondisi panti disana sangat memprihatinkan.

Well…Pada hari H dan kami semua berkunjung disana, memang Aku merasakan ada beberapa hal yang aneh dengan pengurusnya. Jadwal kunjungan kok bentrok dengan pengunjung lain, terpaksa jadwal bermain kami dengan Anak-anak panti asuhan ditiadakan padahal sejak awal kami mengumumkan akan mengadakan lomba gambar per group anak-anak itu sudah sangat senang. yah terpaksa mau gak mau dengan muka kecewa mereka pergi dengan pengunjung yang sudah menjemput mereka untuk kesuatu acara.

Tidak sampai disitu ketika kami membagikan angpao untuk anak-anak tersebut dengan memanggil masing-masing nama mereka, ada yang menyeletuk “Kakak…yang disebut namanya sudah tidak ada disini lagi” tetapi salah satu pengurusnya buru-buru bilang kepadaku “sini Bu, biar Saya wakilkan saja”. Jadi tambah curiga kan?

Memang sih Kami datang kesana Ikhlas memberikan apa yang kami kumpulkan untuk anak-anak tersebut dan jika memang pengurusnya melakukan tindakan yang tidak terpuji dengan memakan harta anak yatim itu sudah dosa mereka, tetapi kami kok merasa gak ikhlas jika pengurus tersebut mengambil barang kepunyaan anak-anak panti dan terkesan memanfaatkan dan mendomplengi mereka?dilemma deh, mau dibantu nanti dimanfaatkan tidak dibantu prihatin dengan kondisi mereka.

Kasus Kedua

Dalam melakukan pekerjaan, sering kali kita sebagai pegawai sangat berhitung tentang masalah kewajiban dan hak. Beberapa kali kutemukan ada beberapa teman yang mengeluhkan pekerjaan mereka begini, pekerjaan mereka begitu, overtime yang kadang dilakukan karena terpaksa. Well menurutku secara pribadi sih kalau bekerja itu ya harus ikhlas dan menikmati pekerjaan, mengapa? ya kalau sudah tidak enjoy lebih baik keluar dan cari pekerjaan lain dari pada tetap bekerja tetapi tidak ikhlas dan mengeluh setiap saat πŸ˜€

Kedua kasus diatas memang tidak nyambung dan sangat berbeda…Aku hanya mengambil contoh random dan kutulis agar aku tidak melupakan apa yang ada di kepala, Ikhlas atau tidaknya kita melakukan sesuatu memang tergantung dari diri kita bagaimana menyikapi sesuatu itu. Tapi kayaknya lebih baik ikhlas daripada malah mikir yang aneh-aneh πŸ˜€ ini pendapatku loh…bagaimana menurut kalian?

Sudah merasa ikhlas belum? πŸ˜‰

Leave a comment ?

17 Comments.

  1. Setuju, kebanyakan kita (termasuk saya kadang2) kebanyakan ngeluh ttg kerjaan, dan kerap lupa bersyukur masih bisa bekerja. Beberapa teman juga sering curhat ke saya betapa bosannya mereka dengan pekerjaan mereka sekarang. Saya sih enteng aja: kalo udah bosan, cari kerja lain lagi aja.

    Ria, kemana aja…. kok baru update

  2. saya ikhlas membaca :D

  3. cari pekerjaan lain dari pada tetap bekerja tetapi tidak ikhlas dan mengeluh setiap saat

    Ini bener banget Ri …
    Saya suka sebel kalo ada karyawan atau Trainee yang kerjaannya ngeluuuuuhhh terus …

    Mending jantan-jantan aja laaahhh … nggak suka … ya keluar … Jangan comel banci kek gitu

    Yang jelas …
    Yang namanya ikhlas itu adalah suatu sifat yang harus selalu senantiasa kita pertebal

    Salam saya Ri

    • banyak tuh om yang begitu…makanya harus pandai2 nih om jangan sampe kerjaannya setiap saat mengeluh.

      btw…kalo ada trainee yg begitu jitak aja :mrgreen:

  4. Aku banyak belajar tentang ikhlas taon ini… terutama waktu mengikhlaskan kepergian Papaku.

    Menurutku, kunci untuk belajar ikhlas adalah menatap langkah ke depan dan memaklumi apa yang terjadi di belakang :)

  5. ikhlas adalah ketika kamu tidak mengharapkan sesuatu dari apa yang kamu kerjakan

  6. hmm, iklhas emang sulit dijalankan dlm khidupan shari-hari mskipun sbnar’y mudah… hhe yang pnting positive thinking ya… πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜›

  7. saya juga sedang belajar menjadi seseorang yang penuh keikhlasan dalam menerima dan menghadapi cobaan apapun

  8. Ikhlas itu memang gak mudah, Ri. Kadang kalau aku mau mengeluh, aku mikir bahwa di luar sana banyak orang yg kurang beruntung dibanding diriku. Jadilah aku sekarang lebih ikhlas menghadapi hidup, Insya Allah.
    Kasus pengurus panti yg begitu, memang kalau anaknya tidak ada dan dimanfaatkan kita jadi curiga kan? Aku jg alami itu tahun lalu, tapi waktu itu aku tetap percayalah, daripada curiga nanti malah jd berkurang pahalanya. Tp utk berikutnya aku akan lebih berhati2 lagi di awal.

    • iya mbak…ilmu iklash itu sangat amat susah. aku juga sering menegur diri sendiri karena terkadang masih suka mengelu…

      yuk sama2 belajar πŸ˜‰

  9. ikhlas dengan kesadaran penuh saya mengucapkan marhaban ya ramadhan.. minal aidin al faidzin ya.. selamat menjalankan ibadah puasa :)

  10. Ilmu IKHLAS itu yang paling tinggi derajatnya dan tak semua manusia bisa mendapatkannya…

  11. Untuk kasus pertama, tentang pengurus panti anak yatim, memang rasanya nggak ikhlas kalau sumbangan kita tidak sampai kepada yang berhak. Memang sih, pahala yang kita terima tetap sama, tapi azas kemanfaatannya kan kurang terpenuhi …

    Untuk kasus ke dua, saya setuju Ria. Bekerja harus ikhlas. Kalau bekerja dengan mengeluh, dengan terpaksa, pasti hasilnya tidak maksimal, hati dan fisik pun capek …

  12. Terlepas dari masalah keikhlasan, untuk kasus yang pertama perlu menjadi perhatian khusus tuh Ria. Kasian jika anak-anak yatim tersebut dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab..

    Keikhlasan itu adalah kesyukuran…
    Ikhlas artinya adalah bersyukur..
    Dengan kata lain, orang yang tidak ikhlas adalah yang tidak bersyukur dengan anugerah yang Tuhan berikan kepadanya..

    • itulah uda…kadang aku kesel kalau ketemu panti asuhan yang begitu huhuhuhuhu….

      kalau mo hidup tenang ya harus bersyukur ya uda hehehehehe πŸ˜†

  13. Kasus pertama sama dengan kasus Darsem ya…
    Hehe…
    Memang rasanya gimana fitu kalau sumbangan yg kita berikan digunakan untuk hal-hal yg tdk bermanfaat.
    Kadang jd milih menyumbang lewat rekening peduli kasih dan semacamnya. Lebih ikhlas. :)

    Tentang bekerja, tanamkan sj bahwa kita bekerja untuk ibadah. InsyAllah kita bisa bekerja dgn ikhlas. Kalau bekerja tidak ikhlas, dijamin capek. Hehe…

  14. Ikhlas itu tidak semudah apa yang di katakan ^_^

    Ikhlas itu harus melalui tindakan …
    “Talk Less Do More”

  15. mnurut saya sih kunci ikhas itu dengan bersyukur dan menghindari keluh kesah ^^V

  16. ikhlas itu tidak usah memikirkan apa yang akan dibalas oleh manusia/Tuhan ketika kita telah memberikan terbaik kepada sesama.

Reply to DV ¬
Cancel reply


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>