Perbedaan

Pernahkah Kamu mengalami sudut pandang berbeda dengan orang lain? ataukah Kamu menganggap bahwa suatu hal itu besar sedangkan orang lain menganggap itu adalah hal biasa dan tidak perlu diributkan?.

Aku berikan contoh sebagai berikut :

Si Pak Badu ingin meminjam Handphone milik istrinya untuk update status facebook dan mengecek email karena HPnya ketinggalan dirumah, tetapi si Istri sudah mengingatkan jangan dipake Pak, HPnya sudah mo habis battery nanti saja kalau sudah sampe dirumah toh sebentar lagi pulang. Nah si Pak badu ini ngeyel, dia tetap membongkar tas istrinya untuk mencari HP dan online menggunakan HP istrinya tersebut tanpa seijin dan sepengetahuan Istrinya.

Si istri yang sedang sibuk membayar dikasir terlihat sangat marah dan menegur suaminya, “Pak apa gak bisa sampai dirumah saja, kok Papa gak bilang dulu langsung bongkar tas Mama tanpa ijin pula!” Tidak terima dengan marah sang istri, Pak Badu malah ikutan ngambek dan berkata “Mama kenapa sih, masalah kecil seperti itu kok marah, ini kan Papa bukan orang lain kok kesannya Papa jadi kayak orang lain kalau Mama sampai marah. Emangnya di HP Mama ada apa sih?”.

Atau contoh seperti ini :

Tanpa sepengetahuan kakanya, Dudi membuka dan login di notebook kakaknya, kebetulan kakaknya iniΒ  sedang mandi untuk bersiap ke kantor. Si kakak setelah selesai mandi dan masuk kamar kaget mendapati adiknya sedang asyik mengutak ngatik notebooknya, belum lagi notebook tersebut adalah notebook kantor. Dengan marah si Kakak menegur Dudi bahwa dia tidak boleh menggunakan notebook itu tanpa seijin dan sepengetahuannya. Merasa tidak terima, Dudi lalu berteriak “Kakak Pelit, masak pake notebook aja gak boleh!”.

Apa Pendapatmu mengenai dua contoh diatas?

Kalau aku secara pribadi tidak suka seseorang mengutak ngatik barang-barang kepunyaanku tanpa seijin dan sepengetahuanku sedekat apapun hubungan aku dan dia atau aku dan mereka. Mungkin buat orang lain ini adalah hal yang sangat kecil tapi buatku itu sudah merupakan pelanggaran hak privacy atau pribadi, apalagi dengan pekerjaanku sebagai IT jangan sampai ada yang berani ngutak ngatik notebook tanpa seijinku….please deh aku bertanggung jawab atas data banyak orang bagaimana coba kalau iseng akhirnya jadi kriminal :D.

memang sih dalam kehidupan perbedaan dan sudut pandang selalu mewarnai, bagaimana seseorang memandang sesuatu seringnya berbeda dengan orang yang lain. Maka dari itu alangkah baiknya jika ingin bertindak atau berkata sesuatu coba kembalikan ke diri sendiri terlebih dahulu bagaimana jika Kamu diposisi orang tersebut.

Perbedaan itu ada untuk saling melengkapi bukan untuk saling menjatuhkan atau saling mengejek. Wajar saja cara kita berfikir atau menyimpulkan sesuatu berbeda dengan orang lain tetapi untuk jadi seorang individu yang matang marilah kita sama-sama menyikapi perbedaan ini dengan komunikasi yang baik sehingga hubungan kamu dengan orang lain disekelilingmu tetap harmonis, susah? tidak juga! mari kita sama-sama belajar untuk hal ini :).

Gambar pinjem disini

Leave a comment ?

30 Comments.

  1. well, kamu tahu kan aku sama dengan kamu hehehe. Tidak suka jika barang milikku diutak-atik tanpa seijinku. Tapi untunglah aku dapat pasangan yang tidak pernah utak-atik barang-barangku πŸ˜€ Saking tidak suka utak-atiknya jadi ngga bisa dimintain tolong ambil ini itu tanpa keterangan lengkap sedetil-detilnya :D Dan tidak bisa hanya minta: “Tolong cari ini…..” (Ngga bakal dicari hahahah)

    siip perbedaan memang harus disikapi dengan jiwa besar (sebesar badanku! hahaha)

    • hahahaha…segitunya sampai cuek begitu ya mbak. Tapi aku salut artinya kan Mbak Imel and Om gen saling menghormati privacy masing-masing.

  2. ini lagi ngutak ngatik blognya, ninggalin komen lagi, gak permisi, hee..

  3. Sebenarnya tergantung bagaimana kebiasaan dia waktu dididik saat kecil.
    Kalau aku karena orang tuaku mengajari untuk menghargai privacy orang lain, aku pun tak suka jadinya kalau ada yg mengutak-atik barangku, even anakku jg aku ajari dr sekarang agar menghargai privacy orang.
    Yang parah temanku ada tuh dulu suka banget baca2 kontak di hp. Aku marah besar sama dia hehehe…

    • kalo itu aku setuju mbak, memang bagaimana dididik dari kecil. Ehh…ada temennya yg suka baca2 contact HP? busyet gak sopan bener mbak!

  4. Gak ada yang benar dan ga ada yang salah. Mungkin karena kedua pihak sudah merasa saling mengenal jadi kadang hal-hal personal menurut salah satu pihak bisa saja dilanggar. Jadi, memang hal-hal seperti ini sudah harus dibicarakan dgn org2 terdekat, agar org2 dekat kita mengerti tentang privasi

  5. ..
    kalau aku pinjem laptop kak Ria tapi ijin dulu boleh gak..?
    buat fb-an doang..
    hihihi..
    ..

  6. sebaiknya sebelum bu badu marah-marah, coba dipikirkan dahulu bagaimana jika dia diposisi pak badu πŸ˜€

  7. aku juga nggak suka kalau ada yg otak atik hpku. tapi aku dan suamiku suka saling pinjem hp kalau di rumah. buat main game hehehe. kalau sama suami sendiri, aku sih nggak apa2. karena nggak ada disembunyikan. jadi ya, oke2 saja. tapi kalau orang lain yg otak atik, naaa… bisa berantem deh :D

  8. iya sering ….
    perbedaan yang menghasilkan wawasan baru ^_^

  9. ahh..kalo menurut gua sih, untuk case pertama, sepertinya terlalu gimana gitu, toh mereka berdua udah jadi suami-istri, sah-sah aja donk, saling transparan itu perlu…malah kalo istrinya marah, itu yang jadi pertanyaan..kenapa marah ??

  10. jika sudatu saat blue dan aku yg kotak-atik isi lemari es di rumahmu,marah tidak yach……….hehehhe
    p kabar

  11. kalo saya, barang2 pribadi saya saya buat agar tidak ada yg bisa menggunakannya selain saya

  12. πŸ˜›
    aku pikir semua orang juga tak da yang suka kalo benda atau barang milik pribadinya ada yang utak-atik, tapi kalo aku ya tergantung juga jenis barangnya apa, kecuali Pakean d*l*m aku merasa fine2 saja org yang kenal aku dan ngutak-ngatik benda milik aku, meski kadang suka marah. ;)

  13. Ri …
    Ini benar sekali. Jujur saja saya juga pantang membuka tas istri saya. Jika saya perlu apa-apa yang kebetulan adanya di tas istri saya … Saya akan bawa tas tersebut di depan istri saya dan saya mengobok-obok tas tersebut untuk mencari yang saya ingin kan (misal kunci kamar, uang dan sebagainya) didepan istri saya.

    Bukannya mau sok rahasia-rahasiaan … Tapi ini masalah privasi… Walaupun kita sudah suami istri … Tetap ada Mannersnya

    Salam saya Ria

  14. Perbedaan itu seperti barang komplementer dan bukan barang substitusi.. πŸ˜€

  15. iya bener,dari perbedaan bisa saling melengkapi..

  16. bahu membahu dalam persamaan dan berlapang dada dalam perbedaan.

    semangat menonjolkan persamaan dan meminimalisir perbedaan.

    nice post mbak..

  17. ………………………..

    Kalo ada yg berani pake Notebook loe tanpa sepengetahuan loe, berarti minta digebok pake server!

    ……………………….. Permisi, Mbak…. :mrgreen:

  18. Kalo ada orang sampe utak2 utik Notebook ku, berarti orang itu hebat,

    Kok bisa tau password Ku ya..

  19. klo saya sih sebelumnya kasih notifikasi dulu tentang barang yang bener2 gak boleh di sentuh sama orang atau saya buat gak bisa “terjamah” he he..

    pernah kok, saya goreng telur pake penggorangan yang ada di dapur. taunya ibu saya marah lantaran itu penggorengan khusus ibu saya katanya, saya agak geli juga :D tapi saya hormati itu

  20. riaaaaaaaaaaa

    :D

    lama ga BW kesini :D
    mnurut gw menghargai privacy org lain itu penting banget

  21. berkunjung sob..salam blogger 😯
    sukses selalu yah..:)

  22. perbedaan itu wajar… πŸ˜€
    tapi harus di selesaikan dengan kepala dingin yah…

    salam kenal

  23. Budaya itu dibentuk sejak kecil, dalam keluarga inti…jika sejak kecil diajarkan menghargai privacy orang, maka selanjutnya kita akan menghargai privacy orang lain. Sebaliknya jika dibesarkan dalam keluarga yang menganut prinsip, semua barang milik bersama…setelah besar akan menjadi lebih sulit, karena bagaimanapun kita masing-masing punya hak dan kewajiban sendiri, ada hal-hal yang ingin kita miliki sendiri, ingin punya “room” sendiri, atau istilah sekarang “me time.”

    Saya sama dengan Ria, menghargai privacy, dan tak suka jika tanpa seijinku ada orang mengutak-atik barang.

  24. Saya adalah org yang sangat mengutamakan privasi, dan sebaliknya sy juga sangat menghargai privasi org lain.
    Saya ga suka org lain mengakses barang pribadi saya tanpa ijin sekalipun dia adalah istri sy sendiri (apalagi istri orang) :)

    Pa kabar mba ria?

  25. Perbedaan itu seperti barang komplementer dan bukan barang substitusi..
    salam knal aja ya

  26. adanya perbedaan itu untuk saling mengisi ..

  27. adanya perbedaan untuk saling melengkapi satu sama lainnya ,, :)

  28. perbedaan akan sangat indah bila kita bisa saling melengkapi satu sama lainnya ,, :)

  29. perbedaan memang indah ,, :)

  30. berbedaan yang malah bisa menjadi untuk melengkapi satu sama lain :D

Reply to pak badu ¬
Cancel reply


NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>